Sekolah Rakyat Aceh Barat Ditargetkan Mulai Dibangun Oktober 2026

  • 25 Agt 2026 12:19 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat dimulai Oktober 2026 setelah tim Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum melakukan uji sondir di lokasi pada akhir Agustus 2026. Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM mengatakan, uji sondir dilakukan untuk memastikan kelayakan lahan yang saat ini masih dalam tahap penimbunan.

Tarmizi menjelaskan, tim dari Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, dan pihak terkait akan turun ke lokasi untuk memfinalkan lahan yang telah disiapkan pemerintah daerah. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi tanah sebelum pembangunan Sekolah Rakyat dilaksanakan.

“Akhir bulan Agustus ini, tim dari Kemensos, PU, dan Kementerian PU akan ke lokasi untuk memfinalkan lahan. Mereka akan lakukan sondir, apakah layak atau tidak,” kata Tarmizi, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat hingga saat ini masih fokus menyelesaikan pekerjaan penimbunan lahan untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat. Volume material yang dibutuhkan untuk penimbunan diperkirakan mencapai hampir 100 ribu meter kubik.

“Dan kita sampai dengan kemarin ini masih fokus penimbunan. Terus kita sesuaikan dengan hampir 100 ribu kubik itu, terus kita lakukan sekarang,” ujarnya.

Tarmizi berharap hasil uji sondir menunjukkan lahan yang disiapkan memenuhi persyaratan sehingga pembangunan dapat dilanjutkan sesuai rencana.

"Jika hasil pemeriksaan dinyatakan layak, pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh Barat ditargetkan mulai pada Oktober mendatang.

“Mudah-mudahan, pada saat mereka sondir nanti, hasil laporan mereka bahwa ini cocok, bisa dilanjutkan pembangunan pada bulan Oktober,” ungkapnya.

Bupati menyebutkan, pemerintah daerah telah menerima surat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Sosial terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh Barat pada Oktober 2026. Kepastian pelaksanaan pembangunan selanjutnya akan mengikuti tahapan pengadaan yang ditetapkan pemerintah.

“Sudah keluar suratnya dari kedua kementerian, PU dan Kemensos, Aceh Barat dibangun bulan Oktober,” jelas Tarmizi.

Terkait nilai anggaran pembangunan, Tarmizi mengatakan besarannya belum dapat dipastikan karena masih menunggu proses tender. Nilai proyek nantinya akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lokasi pembangunan yang telah disiapkan.

“Angkanya sesuai proses tender, nanti kita pastinya kita lihat di tender nanti, kan sesuai dengan lokasi itu. Ya bisa jadi lebih, bisa jadi kurang dari yang sudah ada,” katanya.

Tarmizi menambahkan, luas lahan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencapai sekitar 7,5 hektare. Luasan tersebut lebih besar dibandingkan salah satu lokasi pembanding di Subulussalam yang disebut memiliki luas sekitar enam hektare.

“Mungkin bisa jadi sama dengan Nagan Raya, tergantung lokasinya. Kita lebih luas kan, misalnya Subulussalam enam hektare, kita siapkan 7,5 hektare,” tutur Tarmizi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kini terus menyelesaikan penimbunan lahan sembari menunggu pemeriksaan teknis dari tim kementerian pada akhir Agustus. Pemerintah berharap seluruh tahapan berjalan lancar agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat dimulai sesuai target pada Oktober 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....