Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Getaran Terasa Kuat hingga Meulaboh

  • 15 Agt 2026 18:24 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 terjadi di Sumatera Utara pada pukul 17:54:52 WIB, Sabtu 15 Agustus 2026, dengan pusat gempa sekitar 11 kilometer timur Simalungun
  • Getaran gempa dirasakan cukup kuat oleh warga Kabupaten Aceh Barat, terutama di Kota Meulaboh
  • Gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan apapun di Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Sumatera Utara, Sabtu 15 Agustus 2026 sore. Getaran gempa turut dirasakan cukup kuat oleh warga di Kabupaten Aceh Barat, khususnya Kota Meulaboh.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.54.52 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 2,97 Lintang Utara dan 98,95 Bujur Timur, sekitar 11 kilometer timur Simalungun, Sumatera Utara. .

Gempa tersebut berada pada kedalaman 163 kilometer. Meski tergolong cukup dalam, guncangannya dirasakan hingga wilayah Aceh.

Sejumlah warga di Meulaboh mengaku sempat panik saat merasakan getaran. Bahkan, sebagian warga memilih keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi guncangan susulan.

Yusna, warga Meulaboh, mengatakan getaran gempa terasa jelas saat dirinya berada di dalam rumah.

“Tadi terasa cukup kuat guncangannya. Lampu gantung dan perabotan sempat bergetar, jadi saya langsung panik dan refleks lari keluar rumah bersama keluarga,” ujarnya.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Nagan Raya, Yoga Almaruf, membenarkan terjadinya gempa bumi tersebut. Menurutnya, meski gempa memiliki magnitudo cukup besar, kedalaman hiposenternya yang mencapai 163 kilometer membuat guncangan dapat dirasakan dalam cakupan wilayah yang luas.

"Karena kedalamannya yang cukup dalam atau menengah, gempa ini memiliki cakupan wilayah dirasakan yang luas hingga ke wilayah Aceh, namun tidak berpotensi menimbulkan tsunami," jelas Yoga.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah apabila sebelumnya memilih mengungsi ke tempat terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....