RSUD CND Perkuat Layanan Jantung, Tekan Rujukan ke Banda Aceh

  • 15 Agt 2026 23:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - RSUD Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh memperkuat kapasitas layanan jantung melalui seminar ilmiah dan persiapan pengoperasian layanan kateterisasi jantung untuk mengurangi rujukan pasien ke Banda Aceh. Penguatan layanan tersebut disampaikan Direktur RSUD CND Meulaboh, dr. Akbar Siregar, Sp.PD, dalam kegiatan seminar Comprehensive Acute Cardiac Care Management di Aula RSUD CND, Sabtu (15/8/2026).

Dr. Akbar mengatakan seminar tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga medis dalam menangani pasien dengan gangguan jantung, terutama kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda penguatan pelayanan kesehatan di RSUD CND menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Seminar ilmiah terkait permasalahan jantung atau Comprehensive Acute Cardiac Care Management yang dilaksanakan pada hari ini merupakan rangkaian dari kegiatan 17 Agustus,” kata dr. Akbar.

Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti enam dokter yang berasal dari rumah sakit dan puskesmas di wilayah setempat. Forum tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman tenaga kesehatan terhadap penanganan pasien jantung secara cepat, tepat dan terintegrasi.

Selain seminar, RSUD CND juga melaksanakan operasi bibir sumbing sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurut dr. Akbar, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang semakin lengkap bagi masyarakat Aceh Barat.

“Bersama dengan itu juga kita lakukan operasi bibir sumbing, kemudian besok kita akan melihat sekalian meninjau ruang kateterisasi jantung,” ujarnya.

Dr. Akbar menjelaskan, RSUD CND juga tengah menyiapkan sejumlah fasilitas layanan baru yang akan diperkenalkan kepada masyarakat setelah pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Fasilitas tersebut meliputi unit layanan jantung, IGD, ambulans, ruang ICVCU dan ruang rawat bersama.

“Insyaallah selesai upacara 17 Agustus kita akan meresmikan unit layanan jantung, UGD, ambulans, ruang ICVCU dan ruang rawat bersama,” katanya.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian utama adalah layanan kateterisasi jantung yang selama ini belum dapat beroperasi secara optimal di Aceh Barat. Menurut dr. Akbar, kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memangkas waktu penanganan pasien sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan ke Banda Aceh.

“Layanan kateterisasi jantung ini salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi angka kematian pasien-pasien jantung yang selama ini kita rujuk ke Banda Aceh,” ujar dr. Akbar.

Ia menjelaskan, sebagian pasien jantung yang selama ini dirujuk ke Banda Aceh membutuhkan tindakan pemasangan ring jantung sehingga harus menempuh proses rujukan keluar daerah. Dengan tersedianya layanan kateterisasi di RSUD CND, tindakan tersebut diharapkan nantinya dapat dilakukan di Meulaboh.

“Pasien rujukan ke sana itu cenderung adalah pasien untuk pemasangan ring jantung, alhamdulillah mudah-mudahan di tempat kita ini sudah bisa kita lakukan,” katanya.

Dr. Akbar menambahkan, pengembangan layanan jantung tidak hanya membutuhkan fasilitas medis, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia serta sistem pelayanan yang terintegrasi. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui seminar dan pelatihan akan terus dilakukan seiring dengan pengembangan fasilitas RSUD CND.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....