Disdukcapil Relist Data Kependudukan Aceh Barat Semester I 2026 Capai 214.126 Jiwa

  • 13 Agt 2026 23:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Disdukcapil telah merilis data kependudukan periode Semester I Tahun 2026. Data tersebut bersumber dari Data Konsolidasi Bersih (DKB) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Semester I Tahun 2026.

Plt Kepala Disdukcapil Aceh Barat, Riki Abadi Kamis 13 Agustus 2026 ,mengatakan berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Kabupaten Aceh Barat tercatat sebanyak 214.126 jiwa, terdiri dari 107.761 laki-laki dan 106.365 perempuan. Sementara jumlah kepala keluarga mencapai 68.064 KK, dengan rincian 53.381 KK laki-laki dan 14.683 KK perempuan.

"Data kependudukan tersebut mencakup 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Barat dan dapat menjadi salah satu dasar dalam perencanaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik serta penyusunan kebijakan pemerintah daerah," tuturnya.

Dari 12 kecamatan, jumlah penduduk terbesar berada di Kecamatan Johan Pahlawan dengan 67.087 jiwa, terdiri dari 33.496 laki-laki dan 33.591 perempuan, serta 20.225 kepala keluarga.

Selanjutnya, Kecamatan Meureubo memiliki 33.905 jiwa dengan 10.553 kepala keluarga. Kecamatan Kaway XVI tercatat sebanyak 22.603 jiwa, Samatiga 16.733 jiwa, Woyla 14.920 jiwa, Arongan Lambalek 12.855 jiwa, Pante Ceureumen 12.603 jiwa, Woyla Barat 8.372 jiwa, Bubon 7.299 jiwa, Panton Reu 7.196 jiwa, Woyla Timur 5.625 jiwa dan Sungai Mas 4.928 jiwa.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui data kependudukan tersebut terus mendorong pemanfaatan data yang akurat sebagai bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Data agregat kependudukan Kabupaten Aceh Barat juga dapat diakses melalui laman s.id/dkb1105, yang menyediakan berbagai informasi agregat lainnya, antara lain kependudukan per desa/gampong, kelompok umur, status perkawinan, pendidikan tertinggi, pekerjaan dan data lainnya.

Dengan tersedianya data kependudukan yang akurat dan terkini, pemerintah diharapkan dapat menyusun program pembangunan secara lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....