Bantuan Excavator KKP Difokuskan Pulihkan Tambak Kelompok Nelayan di Aceh Barat
- 03 Agt 2026 22:52 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memprioritaskan rehabilitasi tambak milik kelompok nelayan yang rusak akibat bencana alam akhir 2025 melalui bantuan satu unit excavator dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bantuan yang diterima Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM didampingi Wakil Bupati dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) di Kompleks Kantor Bupati, Senin, 3 Agustus 2026, itu akan langsung dioperasikan untuk mempercepat pemulihan sektor perikanan.
Menurut Tarmizi, keberadaan alat berat tersebut menjadi solusi bagi berbagai kebutuhan masyarakat pesisir, mulai dari rehabilitasi tambak hingga penanganan pendangkalan muara yang selama ini menghambat aktivitas nelayan. Pemerintah daerah memastikan pemanfaatannya akan difokuskan pada kegiatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kita akan gunakan untuk kepentingan masyarakat Aceh Barat khususnya para nelayan, terutama untuk tambak, kelompok masyarakat, pendangkalan di muara dan kebutuhan para nelayan lainnya,” kata Tarmizi.
Selain mendukung pemulihan tambak, excavator itu juga diproyeksikan untuk menunjang program pembangunan kampung nelayan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Saat ini, Pemkab Aceh Barat masih menyiapkan dokumen administrasi dan memastikan ketersediaan lahan agar program tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
“Kendalanya kita masih belum tersedia lahan yang siap untuk kampung nelayan, sedangkan kita dapat kuota empat kampung nelayan, tapi yang sudah siap hari ini baru di Padang Seurahet dan satu lagi kemungkinan di Suak Seumaseh atau di Bubon,” ujarnya.
Tarmizi menegaskan alat berat tersebut tidak akan menunggu lama untuk dioperasikan setelah diterima dari pemerintah pusat. “Usai diserahkan hari ini, besok excavator ini langsung bekerja melakukan rehabilitasi tambak milik kelompok nelayan di Gampong Pasi Pinang yang tertimbun akibat bencana lalu,” tegasnya.
Ia berharap rehabilitasi tambak dapat mempercepat bangkitnya usaha perikanan masyarakat yang terdampak bencana sekaligus meningkatkan produktivitas kelompok nelayan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melalui bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Aceh Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....