BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

  • 03 Agt 2026 10:58 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh Barat dan Selatan pada Senin, 3 Agustus 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan dini tersebut berlaku untuk sejumlah wilayah di pesisir maupun dataran tinggi Aceh Barat dan Selatan. Kondisi cuaca diprakirakan berkembang sejak pagi dan mencapai intensitas lebih tinggi pada siang hingga malam hari.

Prakirawan Cuaca BMKG, Rijal Sainsfikri, S.Tr.Met, dalam keterangan tertulis menyatakan, "Waspada potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Aceh bagian Barat dan Selatan Aceh." BMKG meminta masyarakat menjadikan informasi tersebut sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Wilayah Sinabang menjadi daerah dengan potensi cuaca paling signifikan karena diprakirakan mengalami hujan lebat pada siang hari. Sementara wilayah lain seperti Calang, Meulaboh, Suka Makmue, Kuala Pesisir, Blangpidie, Tapak Tuan, Singkil, dan Subulussalam berpotensi mengalami hujan sedang hingga hujan lokal.

Petir dan angin kencang berpotensi menyertai hujan yang terjadi di beberapa wilayah. Kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang berada di ruang terbuka maupun pengguna jalan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana hidrometeorologi agar meningkatkan kesiapsiagaan. Genangan air, pohon tumbang, dan longsor berpotensi terjadi apabila hujan turun dengan intensitas tinggi dalam durasi cukup lama.

Selain kondisi cuaca daratan, tinggi gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. Nelayan dan operator kapal diimbau memperhatikan kondisi cuaca serta gelombang sebelum melaut.

Kecepatan angin diprakirakan mencapai 22 hingga 24 kilometer per jam dengan arah dominan dari barat daya, tenggara, dan selatan. Kondisi tersebut dapat memperkuat pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Langkah antisipasi sejak dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....