BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Barat Selatan Aceh

  • 02 Agt 2026 12:44 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi wilayah barat dan selatan Aceh pada Minggu, 2 Agustus 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari.

Selain potensi hujan, BMKG juga mengingatkan adanya gelombang tinggi di sejumlah perairan Aceh. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan di wilayah Samudra Hindia barat Aceh.

Prakirawan BMKG Gien Taufiqurrohman, S.Tr.Met, dalam keterangan tertulis mengatakan, "Angin pada ketinggian permukaan sampai 3.000 feet umumnya bertiup dari arah barat daya hingga selatan dengan kecepatan 5 sampai 35 kilometer per jam." Ia menambahkan, "Tinggi gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 4 meter."

BMKG menyebutkan potensi hujan meningkat pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah, antara lain Calang, Meulaboh, Suka Makmue, Kuala Pesisir, Blangpidie, Tapak Tuan, Singkil, Subulussalam, dan Sinabang. Hujan diperkirakan dapat terjadi secara lokal dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan berpotensi menjadi lebat di beberapa lokasi.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir genangan, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang saat hujan turun. Pengendara juga diminta berhati-hati karena kondisi jalan dapat menjadi licin.

BMKG turut mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di wilayah Samudra Hindia barat Aceh.

Wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi Perairan Sabang–Banda Aceh, Perairan Selatan Simeulue, dan Perairan Aceh Besar–Meulaboh. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bagi kapal nelayan maupun kapal berukuran kecil hingga sedang.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG. Koordinasi diperlukan untuk mengantisipasi dampak apabila terjadi cuaca ekstrem di wilayah rawan.

Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, terutama pada sore hingga malam hari. Warga yang beraktivitas di luar ruangan sebaiknya menyiapkan perlengkapan pelindung hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan disertai angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Informasi yang diperbarui secara berkala diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi sejak dini terhadap potensi cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....