LEPPAMI PB HMI Dukung Petisi Penolakan Tambang di Samadua
- 07 Agt 2026 17:23 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Koordinator Wilayah (Korwil) Aceh Badan Koordinasi Nasional Lembaga Pengembangan Profesi dan Penyelamatan Aset Maritim Indonesia (BAKORNAS LEPPAMI) PB HMI, Tonicko Anggara, menyatakan dukungan terhadap hasil musyawarah masyarakat di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, yang memutuskan menolak aktivitas pertambangan melalui penandatanganan petisi bersama.
Pernyataan tersebut disampaikan Tonicko sebagai bentuk apresiasi atas musyawarah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga perwakilan warga dari tiga desa, yakni Desa Air Sialang Hilir, Air Sialang Tengah, dan Air Sialang Hulu.
Tonicko menilai keputusan masyarakat merupakan wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat setempat.
"Kami mengapresiasi dan mendukung hasil musyawarah masyarakat yang melahirkan keputusan penolakan terhadap tambang melalui penandatanganan petisi. Ini merupakan bukti nyata bahwa masyarakat mencintai dan ingin menjaga kelestarian lingkungan hidup yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka," ujarnya.
Ia menegaskan, LEPPAMI PB HMI siap menjadi bagian dari upaya mengawal keputusan yang telah disepakati masyarakat. Menurutnya, secara kelembagaan LEPPAMI PB HMI selama ini berkomitmen mengawal berbagai isu lingkungan hidup di lingkungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
"Kami siap menjadi bagian dari keputusan tersebut dan akan terus mengawal aspirasi masyarakat. Isu lingkungan hidup merupakan salah satu fokus perjuangan LEPPAMI PB HMI," katanya.
Tonicko juga mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Selatan serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghormati dan mengawal hasil musyawarah tersebut.
Menurutnya, kelestarian lingkungan memiliki nilai yang jauh lebih besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat dibandingkan berbagai kepentingan lainnya
"Bagi kami, tidak ada nilai yang lebih berharga daripada kelestarian lingkungan hidup yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan dan penghidupan masyarakat. Karena itu, kami berharap seluruh pihak ikut mengawal keputusan yang lahir dari kehendak masyarakat," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....