Aceh Barat Perkuat Pemberdayaan Perempuan lewat Pelatihan Bordir

  • 31 Jul 2026 15:02 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperkuat upaya pemberdayaan perempuan melalui pengembangan keterampilan berbasis wirausaha. Salah satunya dengan menggelar Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) berupa pelatihan bordir yang diikuti 20 perempuan putus sekolah di Aula Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Aceh Barat, Jumat, 31 Juli 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama 32 hari tersebut menyasar perempuan berusia 18 hingga 24 tahun. Program ini merupakan kolaborasi Kementerian Pendidikan, Dekranasda Aceh Barat, dan Disperindagkop Aceh Barat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus menciptakan peluang usaha bagi generasi muda.

Kepala Disperindagkop Aceh Barat, Khairuzzadi, SSTP., mengatakan pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membordir, tetapi juga mempersiapkan peserta menjadi pelaku usaha yang mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi.

"Peserta akan mendapatkan pendampingan selama satu tahun setelah pelatihan selesai. Kami akan membina mereka mulai dari proses produksi, pengembangan usaha, hingga pelaporan program kepada Kementerian Pendidikan," ujarnya.

Menurut Khairuzzadi, program PKW di Aceh Barat telah menunjukkan hasil positif. Pada tahun sebelumnya, pelatihan sulaman benang emas berhasil melahirkan produk yang dipromosikan pada ajang Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Makassar dan mampu menembus pasar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha, setiap kelompok peserta menerima bantuan mesin bordir beserta perlengkapan produksi. Selain itu, Dekranasda Aceh Barat juga akan membantu memperluas pemasaran melalui galeri produk unggulan daerah, kerja sama dengan sektor perhotelan, hingga pemasaran melalui platform e-commerce.

Khairuzzadi berharap program tersebut mampu meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan sekaligus mengurangi angka pengangguran di kalangan usia produktif.

"Kami ingin peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu membangun usaha sendiri, menciptakan lapangan kerja, dan menghasilkan produk bordir khas Aceh Barat yang memiliki daya saing," katanya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis kerajinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....