Dosen UTU Inisiasi ARIK dan Istana Kelulut

  • 30 Jul 2026 21:36 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh- Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) menginisiasi pembentukan Apiculture Research and Innovation Center (ARIK) dan Istana Kelulut. Hal ini juga dilakukan sebagai wadah riset, pembelajaran, serta pengembangan budidaya lebah.

Inisiasi tersebut diperkenalkan oleh Maulidi Fajri, SP., M.Si., Dosen Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian UTU, dan M. Farhan Putra Ernil, M.Si., Dosen Program Studi Agribisnis sekaligus Anggota Profesi Perhimpunan Entomologi Indonesia. Keduanya menjadi narasumber dalam pengenalan ARIK dan Istana Kelulut dalam dialog Sore Ceria Pro2 RRI Meulaboh pada Kamis, 30 Juli 2026.

Kehadiran ARIK dan Istana Kelulut diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam kegiatan pemeliharaan, penelitian, hingga pengembangan produk berbasis lebah.

“ARIK dan Istana Kelulut menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal dan mengembangkan budidaya lebah secara langsung,” ujar Maulidul Fajri.

Mahasiswa dibekali keterampilan budidaya lebah kelulut yang memiliki peluang ekonomi dan dapat dikembangkan sebagai usaha setelah menyelesaikan pendidikan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana praktikum dan penelitian untuk menghasilkan inovasi serta publikasi ilmiah.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh keterampilan pemeliharaan koloni, pengelolaan sarang, hingga proses panen,” tambahnya.

Selain menghasilkan madu, budidaya lebah juga berpotensi menghasilkan produk hilir seperti bee pollen atau bipolen yang berasal dari serbuk sari dan propolis yang diperoleh dari resin tanaman. Propolis dapat berasal dari tanaman penghasil resin, termasuk mangga, dan saat ini masih tergolong langka di pasaran.

Ke depan, penelitian akan dikembangkan tidak hanya pada bidang sains dasar, tetapi juga pada kajian sosial dan ekonomi peternakan lebah dari hulu hingga hilir.

M. Farhan Putra Emi menambahkan mahasiswa juga diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk melanjutkan pendidikan maupun membangun usaha secara mandiri.

“Keterampilan budidaya kelulut dapat menjadi bekal untuk melanjutkan studi, termasuk ke IPB, atau membuka peluang berwirausaha setelah lulus,” ujarnya.

Melalui ARIK dan Istana Kelulut, UTU menargetkan terbentuknya pusat riset madu tropis yang menjadi rujukan nasional dan global serta membuka peluang kerja sama melalui program visiting professor dan summer course.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....