Aceh Barat Salurkan 200 Pompa Air Cegah Gagal Panen saat Kemarau
- 30 Jul 2026 12:52 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura menyalurkan 200 unit mesin pompa air ke sejumlah desa di 12 kecamatan untuk mengantisipasi gagal panen akibat musim kemarau. Bantuan tersebut diberikan kepada gampong yang mengalami kekeringan namun masih memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Rahmi Rukhyat, mengatakan penyaluran pompa air merupakan langkah cepat pemerintah dalam membantu petani menghadapi dampak kekeringan. Menurutnya, bantuan difokuskan pada wilayah yang masih memiliki sumber air agar pompa dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Solusi yang kita lakukan saat ini yaitu membagikan pompa untuk daerah-daerah yang sumber airnya ada, sehingga pompa yang kita bagikan itu dapat bermanfaat," kata Rahmi Rukhyat, Rabu, 29 Juli 2026.
Rahmi menjelaskan bantuan pompa air telah didistribusikan ke 12 kecamatan di Aceh Barat, terutama bagi desa-desa yang lahan pertaniannya mulai terdampak kekeringan. Hingga saat ini, pihaknya mencatat sekitar 2.838 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan akibat berkurangnya pasokan air selama musim kemarau.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi lahan pertanian untuk memastikan langkah penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Selain penyaluran pompa air, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelompok tani juga terus diperkuat agar dampak kekeringan dapat diminimalkan.
Sementara itu, seorang petani asal Desa Mesjid Baroe, Kecamatan Samatiga, Herian, mengaku bantuan pompa air belum mampu mengatasi kekeringan yang terjadi di wilayahnya. Menurutnya, keterbatasan debit air menjadi kendala utama sehingga lahan sawah masih sulit diairi secara maksimal.
"Ada, cuma tidak mempan. Sudah kita selesai naikkan air, habis air. Begitu mati mesin sudah habis air," ujar Herian.
Herian berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memberikan perhatian terhadap kondisi petani yang terdampak kekeringan. Ia menilai diperlukan solusi jangka panjang agar ancaman gagal panen dapat dicegah dan produktivitas pertanian tetap terjaga.
Sebelumnya, Bupati Aceh Barat juga telah meninjau langsung sejumlah lahan pertanian yang mengalami kekeringan di berbagai kecamatan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah dapat membantu petani menghadapi musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....