Workshop Fisika Berbasis STEM Tingkatkan Kompetensi Guru SMA di Aceh
- 29 Jul 2026 23:16 WIB
- Meulaboh
Poin Utama
- Program Studi Magister Fisika FMIPA Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Workshop Penguatan Sains Bidang Fisika Berbasis STEM bagi guru mata pelajaran fisika SMA se-Aceh di SMA Negeri 3 Meulaboh pada 29 Juli 2026.
- Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkenalkan metode pembelajaran fisika yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
RRI.CO.ID, Meulaboh - Program Studi Magister Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Workshop Penguatan Sains Bidang Fisika Berbasis STEM bagi guru mata pelajaran fisika SMA se-Aceh di SMA Negeri 3 Meulaboh, Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkenalkan metode pembelajaran fisika yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Koordinator Program Studi Magister Fisika FMIPA USK, Dr. Elin Yusibani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian promosi Program Studi Magister Fisika yang berlangsung pada 28–30 Juli 2026 di Kabupaten Aceh Barat.
Menurutnya, selain mengunjungi sejumlah sekolah, tim USK juga memberikan pembekalan kepada guru-guru fisika agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan menerapkannya dalam proses pembelajaran di sekolah.

"Kami ingin memperkenalkan fisika kepada siswa dan guru sekaligus memberikan materi-materi terbaru yang sesuai dengan kompetensi guru SMA. Harapannya, melalui guru, pemahaman siswa terhadap fisika juga semakin meningkat," ujar Elin
Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan workshop, tim USK telah mengunjungi SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Negeri 3 Meulaboh untuk memperkenalkan Program Studi Magister Fisika serta memotivasi siswa agar lebih tertarik mempelajari ilmu fisika.
Workshop tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika dan mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Aceh. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yaitu luring bagi guru fisika Aceh Barat dan daring melalui Zoom bagi guru dari kabupaten/kota lain di Aceh.
"Kami menyesuaikan jadwal dengan hari belajar guru agar tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Untuk peserta luring merupakan guru fisika SMA di Aceh Barat, sedangkan guru dari daerah lain dapat mengikuti secara daring," katanya.
Elin menambahkan, workshop difokuskan pada penguatan kompetensi guru melalui pengenalan pendekatan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) serta teknik pembelajaran fisika yang lebih menarik bagi peserta didik.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Meulaboh, Mukhsin, S.Pd menyambut baik pelaksanaan workshop tersebut dan mengirimkan satu orang guru Fisika. Menurutnya, kegiatan itu memberikan motivasi baru bagi guru-guru fisika untuk terus meningkatkan kompetensi profesional.
"Workshop ini memberikan semangat bagi guru-guru fisika dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif. Apalagi kegiatan ini menjadi bagian dari program belajar guru yang memang rutin dilaksanakan oleh MGMP," ujarnya.
Ia menyebutkan, SMA Negeri 3 Meulaboh menjadi tuan rumah kegiatan yang diikuti sekitar 25 guru fisika dari berbagai SMA di Aceh Barat. Melalui kegiatan tersebut diharapkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah semakin meningkat dan mampu melahirkan peserta didik yang memiliki daya saing di bidang sains.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....