BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lokal pada Malam Hari di Wilayah Barat dan Selatan Aceh

  • 29 Jul 2026 14:14 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan lokal di sejumlah wilayah barat dan selatan Aceh pada Rabu, 29 Juli 2026. Potensi hujan diperkirakan terjadi pada malam hari meskipun secara umum cuaca didominasi kondisi berawan.

Dalam prakiraan cuaca yang diterbitkan BMKG, potensi hujan lokal diperkirakan terjadi di beberapa wilayah pesisir barat dan selatan Aceh. Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat berlangsung secara cepat.

Prakirawan BMKG Yoga Almaruf dalam keterangan tertulis mengatakan, "Angin pada ketinggian permukaan sampai 3.000 feet umumnya bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam." Ia menambahkan, "Tinggi gelombang perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,0 meter."

BMKG mencatat sebagian besar wilayah seperti Calang, Meulaboh, Suka Makmue, Kuala Pesisir, Blangpidie, Tapak Tuan, Singkil, Subulussalam, dan Sinabang diprakirakan mengalami cuaca berawan pada pagi hingga siang hari. Pada malam hari, kondisi atmosfer diperkirakan mendukung terbentuknya awan yang berpotensi memicu hujan lokal di beberapa wilayah.

Masyarakat yang memiliki aktivitas pada sore hingga malam hari diminta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan. Pengendara juga diimbau meningkatkan kewaspadaan karena jalan dapat menjadi licin ketika hujan turun.

Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan kondisi angin dan tinggi gelombang sebelum berlayar. Gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan mencapai 2,0 meter sehingga perlu menjadi perhatian.

Warga yang tinggal di daerah rawan genangan maupun kawasan dengan pepohonan besar diimbau tetap waspada. Langkah antisipasi sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko apabila hujan turun disertai angin.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Pembaruan informasi diperlukan mengingat kondisi cuaca dapat berubah sesuai perkembangan atmosfer.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan terus dilakukan dalam menghadapi potensi cuaca yang berubah. Informasi yang cepat dan akurat akan membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi lebih dini.

BMKG menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi dampak cuaca. Dengan memperhatikan prakiraan dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, aktivitas masyarakat diharapkan tetap dapat berlangsung dengan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....