Mahasiswa UTU Didorong Jadi Agen Perubahan di Gampong
- 28 Jul 2026 15:14 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, mendorong mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan XXVI Tahun 2026 agar menjadi agen perubahan dengan menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat di tingkat gampong. Pesan tersebut disampaikan saat pelepasan 604 mahasiswa KKN di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurut Tarmizi, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, program KKN tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Universitas Teuku Umar dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam mempercepat pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat.
"Program KKN bukan hanya bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata kampus dalam mendukung pembangunan masyarakat dan gampong," ujar Tarmizi.
Bupati menilai tema KKN tahun ini sangat relevan karena mengedepankan kolaborasi mahasiswa dalam mendukung pembangunan berbasis data. Karena itu, mahasiswa diminta ikut membantu validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar pemerintah memiliki data yang akurat dalam menyusun kebijakan pembangunan.
Selain mendukung pendataan, mahasiswa juga diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di desa serta menawarkan gagasan dan solusi yang dapat memberikan manfaat nyata.

"Amati persoalan-persoalan yang ada di kampung. Dari sana akan lahir empati, ide-ide cemerlang, serta solusi yang nantinya bisa menjadi kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat," katanya.
Selama berada di lokasi KKN, mahasiswa juga diminta berperan aktif membantu pemerintah gampong dalam meningkatkan kualitas administrasi pelayanan publik, mendampingi pelaku UMKM memanfaatkan pemasaran digital, mengembangkan budaya literasi, mengedukasi masyarakat tentang kebersihan lingkungan melalui Gerakan ASRI, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.
Tarmizi juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan aparatur gampong, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh adab, akhlak, dan kemampuan berkomunikasi.
"Hari ini kita tidak bisa hanya mengandalkan ijazah. Yang tidak bisa dikalahkan adalah adab, akhlak, dan kemampuan berkomunikasi," ujarnya.
Ia juga membuka ruang bagi para mahasiswa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan KKN kepada pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti.
"Informasi yang disampaikan mahasiswa kami yakini akurat dan dapat dipercaya. Jika menemukan persoalan di masyarakat, sampaikan langsung kepada kami agar segera ditindaklanjuti," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....