SMK Negeri 1 Mereubo Cetak Wirausaha Muda, 80 Persen Alumni Miliki Usaha Mandiri

  • 26 Jul 2026 18:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - SMK Negeri 1 Mereubo terus memperkuat perannya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui berbagai program kewirausahaan berbasis keterampilan. Guru SMK Negeri 1 Mereubo, Adi Irawan, mengatakan sekolah yang berada di Kecamatan Mereubo tersebut memiliki tiga kompetensi keahlian, yakni Tata Busana, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, dan Agribisnis Perikanan Air Tawar.

"Tujuan kami adalah agar siswa memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah lulus sekolah. Jadi mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri," kata Adi Irawan dalam program dialog Meulaboh Menyapa RRI Meulaboh.

Menurutnya, jurusan Tata Busana menjadi program yang paling diminati siswa, terutama siswi. Selain itu, bidang pengolahan hasil pertanian dan perikanan air tawar juga berkembang karena didukung potensi sumber daya alam di wilayah Mereubo.

Adi mengungkapkan, sejumlah produk hasil karya siswa telah dipasarkan ke masyarakat. Salah satu produk unggulan adalah teh jahe herbal yang diproduksi langsung oleh peserta didik dengan pendampingan guru.

"Produk ini dibuat oleh siswa. Guru hanya mendampingi. Selain teh jahe, ada juga berbagai produk tata busana, celemek, sarung tangan, hingga hasil budidaya perikanan," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembelajaran di SMK tidak hanya berfokus pada produksi barang, tetapi juga mengajarkan cara memasarkan produk. Siswa diberikan kesempatan untuk menawarkan hasil karya mereka ke kantor-kantor, fasilitas kesehatan, hingga lingkungan masyarakat sekitar sekolah.

Menurut Adi, pendekatan tersebut bertujuan melatih keberanian, kemampuan komunikasi, dan pemahaman dasar mengenai dunia usaha. Hasilnya, kata dia, sekitar 80 persen alumni SMK Negeri 1 Mereubo telah memiliki usaha mandiri, baik di bidang tata busana, pengolahan makanan, maupun budidaya perikanan.

"Ada alumni yang memproduksi roti dan sudah memiliki beberapa karyawan. Ada juga yang mengembangkan usaha budidaya ikan dan memasok ke rumah makan. Mereka sudah menjadi pengusaha muda," katanya.

Selain membangun keterampilan teknis, sekolah juga berupaya membentuk karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan positif, seperti senam pagi dan pembiasaan membaca Al-Qur'an sebelum proses belajar mengajar dimulai.

Adi berharap masyarakat terus mendukung keberadaan SMK sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak lulusan mandiri dan produktif. Ia juga berharap pemerintah dapat meningkatkan dukungan sarana dan prasarana agar sekolah-sekolah vokasi semakin optimal dalam mengembangkan potensi siswa.

"Keterampilan yang diperoleh di SMK akan menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi masa depan. Karena itu, kami terus mendorong mereka agar percaya diri, kreatif, dan mampu berwirausaha sejak usia muda," ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....