Kapolda Aceh Tinjau Jembatan Sikundo, Polda Bangun Jembatan Gantung untuk Keselam
- 24 Jul 2026 18:30 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Polda Aceh segera membangun jembatan gantung di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, sebagai solusi untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya para pelajar yang setiap hari harus menyeberangi sungai menggunakan jembatan darurat. Langkah tersebut dilakukan setelah kondisi jembatan viral di media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan anak-anak sekolah.
Peninjauan lokasi dilakukan Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., yang diwakili Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Aceh Kombes Pol. Iskandar ZA, S.I.K., M.H., Kamis, 23 Juli 2026.
Jembatan darurat berbahan tali baja tersebut menjadi satu-satunya akses penghubung bagi masyarakat setelah jembatan sebelumnya rusak diterjang banjir bandang pada akhir 2025. Kondisi tersebut memaksa warga, guru, dan pelajar mempertaruhkan keselamatan setiap hari untuk menuju sekolah maupun beraktivitas.
Dalam kunjungan itu, Irwasda Polda Aceh didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, Kapolres Aceh Barat, Dandim 0105/Aceh Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Camat Pante Ceureumen, para keuchik, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Kedatangan rombongan disambut hangat masyarakat melalui tarian Ranup Lampuan dan prosesi peusijuek sebagai bentuk penghormatan serta doa agar pembangunan jembatan membawa manfaat bagi masyarakat.

Selain meninjau lokasi, Polda Aceh juga menyalurkan bantuan sosial kepada siswa sekolah, guru, tenaga pendidik, dan warga terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol. Iskandar ZA, mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Kapolri yang meminta jajaran Polda Aceh memastikan langsung kondisi jembatan yang digunakan masyarakat.
"Atas perintah Bapak Kapolda Aceh sebagai tindak lanjut arahan Bapak Kapolri, kami hadir langsung melihat kondisi jembatan ini. Kami prihatin karena anak-anak sekolah setiap hari harus menggunakan fasilitas yang sangat berbahaya untuk menuju sekolah. Hari ini kami juga melaksanakan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan kepada para siswa, guru, dan masyarakat yang terdampak," ujarnya.
Ia menegaskan, Polda Aceh akan segera membangun jembatan gantung berbahan tali sling yang lebih kokoh dan aman sebagai solusi sementara hingga pembangunan jembatan permanen direalisasikan oleh pemerintah.
"Jembatan yang ada saat ini sudah tidak layak dan memiliki risiko tinggi. Karena itu, Polri akan membangun jembatan gantung yang lebih aman agar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir," katanya.
Rencana pembangunan jembatan gantung tersebut disambut antusias masyarakat Desa Sikundo. Sebagai ungkapan terima kasih, warga menyerahkan hasil bumi berupa pisang, pinang, dan ikan kerling kepada rombongan Polda Aceh.
Kunjungan tersebut menjadi bukti sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi atas persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap dunia pendidikan. Pembangunan jembatan gantung diharapkan segera memulihkan akses transportasi warga sekaligus memberikan rasa aman bagi para pelajar dalam menempuh pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....