Madrasah Aceh Barat Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta Tahun Pelajaran 2026/2027
- 23 Jul 2026 00:17 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Seluruh madrasah di Kabupaten Aceh Barat menyatakan kesiapan menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Kurikulum yang diinisiasi Kementerian Agama tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai kasih sayang, toleransi, empati, serta penghormatan terhadap keberagaman dalam proses pembelajaran di lingkungan madrasah.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Suhadi, S.Ag, mengatakan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta merupakan respons terhadap tantangan dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, nilai kasih sayang, saling menghormati, dan kepedulian antarsesama mulai mengalami penurunan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kami ingin membangun karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, penuh kasih sayang, toleransi, dan menghargai perbedaan," ujar Suhadi di Meulaboh, Rabu 22 Juli 2026.
Ia menjelaskan, kurikulum tersebut dirancang sebagai kurikulum yang inklusif dengan memberikan ruang kepada peserta didik untuk memahami, menerima, serta menghargai keberagaman. Proses pembelajaran tidak hanya menekankan aspek penguasaan materi, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai cinta, empati, keadilan sosial, dan kebersamaan secara sistematis sejak usia dini.
Menurut Suhadi, perbedaan utama Kurikulum Berbasis Cinta dengan kurikulum sebelumnya terletak pada penguatan nilai-nilai kasih sayang dalam setiap proses pembelajaran. Kurikulum sebelumnya lebih menitikberatkan pada penguasaan konsep dan teori, sedangkan KBC tetap mempertahankan penguatan akademik yang telah berjalan dengan menambahkan pendekatan pembelajaran berbasis cinta.
Sejak diluncurkan Kementerian Agama pada tahun 2025, para guru madrasah telah mendapatkan berbagai pelatihan sebagai bekal dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta. Di Kabupaten Aceh Barat, pembekalan dilakukan oleh Seksi Pendidikan Madrasah bersama Kelompok Kerja Kepala Madrasah melalui serangkaian kegiatan peningkatan kompetensi guru sepanjang tahun 2025. ( Tulisan Mahasiswa STAIN Meulaboh, Cut Riska)
"Alhamdulillah, seluruh madrasah di Aceh Barat sudah siap melaksanakan Kurikulum Berbasis Cinta pada tahun pelajaran 2026/2027 karena para guru telah memperoleh pembekalan yang memadai," katanya.
Melalui implementasi kurikulum tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih humanis dengan mengedepankan sikap ramah, bersahabat, serta mampu mengendalikan emosi dalam menghadapi berbagai karakter peserta didik. Selain itu, nilai-nilai cinta diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam seluruh mata pelajaran sehingga proses pendidikan tidak hanya menghasilkan peserta didik yang berprestasi, tetapi juga berkarakter, toleran, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....