Kadin Nagan Raya Fokus Perkuat UMKM dan Tarik Investasi

  • 20 Jul 2026 18:22 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Kepengurusan baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Nagan Raya periode 2026–2031 berkomitmen memperkuat pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendorong masuknya investasi sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan setelah Teuku Raja Yordan S. Habib, S.IP., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Nagan Raya dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) III yang berlangsung di Aula Hotel Bintang Syariah, Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Sabtu, 18 Juli 2026.

Mukab III mengusung tema "Mendorong Sinergi dan Kolaborasi Dunia Usaha untuk Nagan Raya Mandiri dan Madani", sekaligus menjadi forum konsolidasi organisasi dalam menyusun arah strategis pengembangan dunia usaha di Kabupaten Nagan Raya.

Usai terpilih, Teuku Raja Yordan menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan memprioritaskan peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi guna meningkatkan daya saing usaha lokal.

"Kami akan membantu pembinaan seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Nagan Raya melalui pelatihan dan sosialisasi secara bertahap agar mampu meningkatkan kualitas usaha dan daya saing di tengah persaingan yang semakin ketat," ujarnya.

Selain pembinaan UMKM, pihaknya juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, kalangan dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Masuknya investasi akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja baru, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah sesuai program pemerintah daerah," katanya.

Sementara itu, Bupati Nagan Raya yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ali Munir, S.E., M.M., Ak., mengatakan Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global, Kadin dituntut tidak hanya menjadi organisasi para pelaku usaha, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak inovasi, investasi, dan peningkatan daya saing daerah.

"Mukab III ini bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi momentum untuk merumuskan langkah-langkah strategis agar Kadin Nagan Raya mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar modern," ujarnya.

Ali Munir menegaskan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan kondusif. Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha.

"Kami membutuhkan kolaborasi Kadin dalam memberdayakan UMKM, memperkuat dunia usaha lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Di sisi lain, Ketua Kadin Aceh, Ir. H. Muhammad Iqbal, menilai Nagan Raya memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan barat selatan Aceh. Potensi tersebut didukung sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor perkebunan kelapa sawit, karet, pertanian, perikanan hingga tambak.

Ia juga menyebut posisi strategis Nagan Raya yang berada di jalur ekonomi barat-selatan Aceh menjadi nilai tambah dalam menarik investasi. Selain itu, perkembangan UMKM dan kreativitas generasi muda dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi daerah.

"Kepengurusan Kadin yang baru diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus memperkuat ekosistem investasi serta mendorong pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional," ujarnya.

Melalui kepengurusan baru tersebut, Kadin Nagan Raya diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas UMKM, perluasan investasi, serta percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Nagan Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....