Kemacetan di Depan Dua Madrasah Kuta Padang Dikeluhkan Wali Murid

  • 15 Jul 2026 15:10 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kemacetan lalu lintas hampir setiap hari terjadi di Jalan Iskandar Muda, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kondisi tersebut terutama terjadi pada pagi dan siang hari saat orang tua mengantar maupun menjemput anak di Madrasah Tsanawiyah Harapan Bangsa (MTs HBS) dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Aceh Barat.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan kerap tersendat akibat sempitnya badan jalan yang harus dilalui kendaraan roda dua dan roda empat secara bersamaan. Padatnya aktivitas antar-jemput siswa membuat kendaraan dari dua arah sering saling berhadapan sehingga memicu antrean panjang.

Kepala madrasah MTs HBS, Suandi berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera mencari solusi untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di depan kedua sekolah tersebut.

“Kondisi di depan pintu masuk kedua madrasah membutuhkan penanganan agar arus lalu lintas lebih tertib dan aman,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

Menurut pihak sekolah, pengaturan lalu lintas maupun rekayasa arus kendaraan diperlukan agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu dan keselamatan siswa tetap terjaga.

Keluhan serupa juga disampaikan para orang tua siswa. Mereka mengaku hampir setiap hari harus menghadapi kemacetan saat mengantar maupun menjemput anak karena ruas jalan yang sempit tidak mampu menampung tingginya volume kendaraan.

Salah seorang wali murid MIN 11 Aceh Barat, Malek Ridwan, berharap pemerintah segera melakukan penataan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Kami berharap ada solusi dari pemerintah, baik melalui pengaturan arus lalu lintas maupun penempatan petugas pada jam masuk dan pulang sekolah. Dengan begitu kemacetan bisa diatasi dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan ribuan siswa di dua madrasah tersebut menyebabkan kepadatan kendaraan meningkat setiap hari sehingga diperlukan langkah penanganan yang serius demi memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan maupun para pelajar.

Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan kajian terhadap kondisi lalu lintas di kawasan tersebut, baik melalui rekayasa lalu lintas, pelebaran jalan, maupun penempatan petugas pada jam-jam sibuk untuk mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....