Matamuda Siswa MAN I Aceh Barat Edukasi Cinta Lingkungan lewat Ekoteologi
- 15 Jul 2026 11:44 WIB
- Meulaboh
Poin Utama
- MAN 1 Aceh Barat melaksanakan penanaman 450 bibit pohon pada 14 Juli 2026 sebagai implementasi program Ekoteologi dari Kementerian Agama yang mengintegrasikan nilai spiritualitas dengan pelestarian lingkungan
- Faisal, M,Pd menekankan bahwa menjaga alam adalah bagian dari ibadah dan wujud syukur kepada Tuhan, dengan tujuan menanamkan karakter peduli bumi kepada generasi muda sejak dini.
RRI.CO.ID, Meulaboh - Dalam rangka mengimplementasikan program "Ekoteologi" Kementerian Agama, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat menggelar aksi penanaman 450 bibit pohon di lingkungan madrasah, Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa baru mentikuti Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh Barat.
Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal, M.Pd., menyampaikan bahwa program Ekoteologi ini merupakan langkah strategis untuk mengintegrasikan nilai spiritualitas dengan pelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga alam bukan hanya sekadar kewajiban sosial, melainkan wujud syukur dan ketaatan kepada Tuhan.
"Program ini hadir untuk memperkuat keimanan siswa dengan memandang bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari ibadah. Kami ingin menanamkan karakter peduli bumi kepada generasi muda sejak dini," ujar Faisal saat di lokasi penanaman.

Faisal menjelaskan, melalui aksi nyata ini, madrasah berupaya mendorong peningkatan kesadaran spiritual siswa sekaligus memberikan dampak konkret terhadap pencegahan kerusakan lingkungan.
Selain penanaman 450 pohon, pihak madrasah juga mulai menerapkan pola hidup ramah lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan efisiensi energi sebagai upaya mitigasi perubahan iklim di lingkungan pendidikan.
"Langkah konkret seperti penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya membiasakan gaya hidup ramah lingkungan. Kami berharap siswa MAN 1 Aceh Barat memiliki tanggung jawab moral untuk merawat ciptaan Tuhan melalui aksi nyata yang berkelanjutan," tambahnya.

Kolaborasi dengan DLHK Aceh Barat ini diharapkan dapat menjadi model bagi unit pendidikan dan instansi keagamaan lainnya di wilayah Aceh Barat dalam menggerakkan aksi nyata pelestarian lingkungan serta membangun kesadaran kolektif untuk masa depan yang lebih hijau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....