Kebakaran Rumah di Arongan Lambalek, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

  • 11 Jul 2026 14:44 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Sebuah rumah milik Usman Nizar (34 tahun) di Gampong Pribu, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat terbakar pada Jumat 10 Juli 2026 pukul 11.05 WIB akibat dugaan korsleting arus listrik.
  • Tim BPBD Aceh Barat bersama TNI, Polri, dan masyarakat berhasil memadamkan api dengan cepat menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran tanpa ada korban jiwa.
  • Kerugian material dari peristiwa kebakaran ditaksir mencapai Rp150 juta, dan BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dari instalasi listrik.

RRI.CO.ID, Meulaboh – Satu unit rumah milik warga di Gampong Pribu, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, terbakar pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 11.05 WIB akibat dugaan korsleting arus listrik. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat bersama unsur terkait bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat dan berhasil memadamkan api, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Rumah yang terbakar diketahui milik Usman Nizar (34), seorang petani yang tinggal bersama keluarganya dengan jumlah satu kepala keluarga atau lima jiwa. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan rumah mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Aceh Barat, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Tim pemadam kebakaran dari Pos Arongan Lambalek, Pos Woyla, dan Mako BPBD langsung diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut.

Dalam pernyataan tertulis BPBD Aceh Barat disebutkan bahwa respons cepat dilakukan segera setelah laporan diterima dari masyarakat. "Melalui arahan Kalak BPBD Aceh Barat, Tim Pos Arongan Lambalek dan Pos Woyla langsung ke lokasi merespon laporan tersebut dan dibantu oleh Regu Piket dari Mako. Tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian," demikian bunyi laporan tertulis Pusdalops BPBD Aceh Barat.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam proses pemadaman, masing-masing dari Mako BPBD, Pos Arongan Lambalek, dan Pos Woyla. Proses penanganan juga melibatkan personel TNI, Polri, serta masyarakat yang turut membantu memadamkan api.

BPBD Aceh Barat memastikan api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. "Api telah berhasil dipadamkan," tulis BPBD Aceh Barat dalam laporan sementara yang disampaikan kepada instansi terkait.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dipicu instalasi listrik, terutama dengan memastikan kondisi jaringan listrik di rumah tetap aman dan layak digunakan. Laporan sementara ini juga telah diteruskan kepada BNPB, BPBA, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, serta unsur Forkopimda sebagai bagian dari koordinasi penanganan bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....