Seminar Pasar Modal Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

  • 25 Jun 2026 20:53 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Bupati Nagan Raya yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Ir. H. Hizbulwatan, secara resmi membuka Seminar Sehari Sekolah Pasar Modal Syariah di Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Investasi Halal Mewujudkan Kemandirian Ekonomi” itu diikuti pelaku usaha, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk meningkatkan pemahaman tentang investasi syariah.

Dalam sambutannya, Hizbulwatan menyampaikan bahwa edukasi dan literasi keuangan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak agar mampu memanfaatkan berbagai peluang ekonomi yang tersedia.

“Kita menyadari bahwa perkembangan ekonomi saat ini menuntut masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan mencari peluang yang produktif,” ujar Hizbulwatan.

Ia menjelaskan bahwa investasi tidak hanya bertujuan memperoleh keuntungan finansial semata. Investasi juga memiliki peran penting dalam membangun kemandirian ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Hizbulwatan menegaskan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan anggaran pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

“Dalam konteks pembangunan daerah, investasi memiliki peran yang sangat strategis dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengembangkan sektor usaha, serta memperkuat daya saing daerah,” katanya.

Menurutnya, Kabupaten Nagan Raya memiliki berbagai potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, perikanan, energi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Potensi tersebut harus terus kita dorong agar mampu menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Hizbulwatan.

Sementara itu, Founder Bosku Saham, Tarmizi Idris, mengatakan Sekolah Pasar Modal Syariah merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan berbagai instrumen investasi syariah yang tersedia di pasar modal Indonesia.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya investasi sebagai salah satu instrumen pengelolaan keuangan yang sehat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat merencanakan masa depan ekonomi keluarga secara lebih terarah.

“Semoga masyarakat semakin memahami bahwa investasi yang dilakukan secara bijak dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun kemandirian ekonomi,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Plt Sekda Nagan Raya turut menyerahkan cenderamata kepada para pemateri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memberikan edukasi pasar modal syariah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari narasumber Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) Aceh, dan KISI Sekuritas Aceh.

Dalam pemaparannya, Deputi Kepala Wilayah KP BEI Aceh, Aulia Firdaus, mengungkapkan rencana pembukaan Galeri Investasi di Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap edukasi dan layanan investasi.

“Wacana ini telah mendapatkan dukungan dari Bapak Bupati. Insyaallah, kami menargetkan Galeri Investasi tersebut dapat hadir pada tahun 2026,” ungkap Aulia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....