Nagan Raya Pertahankan Posisi sebagai Magnet Investasi Aceh

  • 23 Jun 2026 14:13 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Kabupaten Nagan Raya kembali menjadi daerah dengan kontribusi realisasi investasi terbesar di Aceh pada Triwulan IV Tahun 2025. Berdasarkan data DPMPTSP Aceh, realisasi investasi di Nagan Raya mencapai Rp336,18 miliar atau 26,75 persen dari total investasi provinsi.

Keberhasilan tersebut memperkuat posisi Nagan Raya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Barat Selatan Aceh. Tren investasi yang terus meningkat dinilai menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi daerah.

Pada Triwulan I Tahun 2026, Nagan Raya kembali mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp310,56 miliar. Nilai tersebut setara dengan 20,76 persen dari total investasi yang masuk ke Aceh pada periode yang sama.

Selain itu, terdapat 452 proyek usaha yang terealisasi sepanjang Triwulan I Tahun 2026. Total nilai investasi dari proyek-proyek tersebut mencapai Rp406,33 miliar.

Industri pengolahan CPO dan perkebunan kelapa sawit masih menjadi sektor unggulan yang menopang investasi daerah. Berbagai sektor pendukung lainnya juga turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan nilai investasi.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, mengatakan investasi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, investasi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata.

“Bagi kami, investasi bukan sekadar angka dalam laporan. Investasi harus menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat pendapatan daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” katanya, Senin, 22 Juni 2026.

TRK menambahkan pemerintah daerah akan terus menjaga kepastian pelayanan dan kemudahan perizinan bagi investor. Langkah itu dilakukan untuk mempertahankan kepercayaan dunia usaha terhadap Nagan Raya.

Di sisi lain, Pemkab Nagan Raya juga menyiapkan peluang investasi baru melalui pengembangan ekosistem industri baterai listrik. Nilai investasi yang direncanakan untuk proyek tersebut mencapai Rp200 triliun.

“Pemkab Nagan Raya membuka diri bagi investasi yang sehat. Namun prinsipnya jelas, investasi harus berjalan sesuai regulasi, menghormati lingkungan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Dengan capaian yang terus meningkat, Nagan Raya dinilai memiliki peluang besar menjadi kawasan ekonomi unggulan di Aceh. Pemerintah daerah pun berkomitmen membangun ekosistem investasi yang sehat dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....