Beut NU Warong Kopi Perkuat Ukhuwah dan Nilai Aswaja

  • 13 Jun 2026 09:04 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Beut NU Warong Kopi edisi ke-13 digelar di Warung Pojok, Gampong Keude Aron, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Jumat, 12 Juni 2026, malam. Kegiatan yang menghadirkan Ketua PWNU Aceh, Faisal Ali, sebagai pemateri itu mengusung tema "Muharram Memperkuat Ukhuwah, Meningkatkan Khidmat, Meneguhkan Ahlussunnah Waljamaah".

Panitia pelaksana, Tgk. Sudirman, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah gampong dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Beut NU Warong Kopi kali ini tidak hanya diikuti kalangan orang tua dan pemuda, tetapi juga mendapat antusiasme dari kaum ibu yang turut hadir mengikuti tausiah.

Ketua PCNU Aceh Barat, Khairul Azhar, mengatakan kegiatan Beut NU menjadi sarana untuk merawat tradisi keagamaan yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Ia juga mengajak generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan guna menjaga dan memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja).

"Melalui Beut NU, kita berharap dapat terus merawat tradisi keagamaan masyarakat. Kami juga mengajak pemuda dan pemudi untuk ikut terlibat sehingga nilai-nilai Aswaja tetap terjaga dan berkembang bersama umat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Aceh, Faisal Ali, menilai kajian keagamaan melalui Beut NU Warong Kopi merupakan sebuah inovasi yang mampu mendekatkan ulama dengan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan keagamaan, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antarwarga.

"Beut NU Warong Kopi merupakan inovasi yang memberikan banyak manfaat. Selain memperdalam pemahaman agama, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan rasa kebersamaan, saling berbagi, serta memperkuat silaturahmi antara pengurus NU dan masyarakat," kata Faisal Ali.

Melalui kegiatan tersebut, Nahdlatul Ulama berharap semangat kebersamaan, penguatan nilai-nilai Aswaja, dan tradisi keagamaan yang moderat dapat terus terjaga di tengah masyarakat Aceh Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....