TRK Harap Dukungan DPR RI Percepat Pembangunan Jembatan Alue Wakie
- 07 Jun 2026 12:05 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Suka Makmue - Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI, Ghufran, untuk meninjau infrastruktur rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Sabtu, 6 Juni 2026. Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi terdampak, termasuk Jembatan Alue Wakie di Kecamatan Darul Makmur dan ruas jalan Lamie–Langkak di Kecamatan Tripa Makmur.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa TRK didampingi Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Rombongan terlebih dahulu melakukan pertemuan di Pendopo Bupati sebelum bergerak menuju lokasi peninjauan.
TRK menjelaskan kerusakan infrastruktur yang ditinjau merupakan dampak banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada November 2025 lalu. Salah satu kerusakan terparah terjadi pada Jembatan Alue Wakie yang terputus akibat derasnya arus banjir.
“Jembatan ini putus akibat bencana banjir yang melanda beberapa kabupaten di Aceh, termasuk Kabupaten Nagan Raya, pada November tahun lalu,” kata TRK. Menurutnya, pembangunan kembali jembatan tersebut membutuhkan anggaran besar sehingga sulit direalisasikan hanya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap adanya dukungan pemerintah pusat melalui peran Anggota DPR RI. Dukungan tersebut dinilai penting agar proses pembangunan kembali jembatan dapat segera diwujudkan.
“Kami memohon dukungan Bapak Ghufran selaku Anggota DPR RI agar dapat membantu Pemkab Nagan Raya memperjuangkan pembangunan jembatan ini melalui pemerintah pusat,” ujarnya. Ia menegaskan jembatan tersebut memiliki fungsi strategis bagi mobilitas masyarakat setempat.
Menurut TRK, keberadaan Jembatan Alue Wakie sangat dibutuhkan oleh para petani yang mengelola lahan perkebunan di kawasan tersebut. Selain itu, para pelajar juga bergantung pada akses itu untuk berangkat ke sekolah setiap hari.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya para petani yang mencari nafkah di kebun serta anak-anak yang berangkat ke sekolah yang selama ini menggunakan perahu kecil bermesin,” tambahnya. Ia berharap pembangunan jembatan dapat menjadi prioritas guna mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....