Pemkab Aceh Barat Imbau Cegah Karhutla dan Hemat Air
- 05 Jun 2026 20:07 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta melakukan penghematan penggunaan air seiring masuknya musim kemarau di wilayah tersebut.
Imbauan yang disampaikan melalui media informasi resmi pemerintah daerah itu ditandatangani oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil. Pemerintah mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang semakin kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan serta mengurangi ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Dalam imbauan tersebut, masyarakat dilarang melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun, semak belukar maupun sampah untuk berbagai keperluan, termasuk pembukaan lahan dan pembersihan kebun. Pemerintah juga meminta masyarakat menerapkan metode pembukaan lahan tanpa bakar yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi lingkungan sekitar.
Selain itu, para camat dan keuchik diminta untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kelompok tani, pelaku usaha, serta pengelola kebun mengenai bahaya karhutla dan sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku pembakaran lahan.

Perusahaan perkebunan dan pemilik lahan juga diimbau menyiapkan sarana pencegahan kebakaran seperti sumber air, alat pemadam sederhana, jalur akses penanganan, serta petugas pengawas lapangan. Pemerintah turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan api yang masih menyala di kawasan hutan, kebun maupun lahan kosong.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan titik api, asap, atau aktivitas pembakaran lahan agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Selain pencegahan karhutla, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga mengajak masyarakat menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Langkah yang dianjurkan antara lain memperbaiki kebocoran saluran air, menampung air hujan, serta memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok rumah tangga, kesehatan, ibadah, dan layanan publik.
Imbauan tersebut sejalan dengan berbagai upaya pencegahan karhutla yang terus dilakukan di Aceh menjelang musim kemarau, mengingat risiko kebakaran diperkirakan meningkat akibat kondisi cuaca yang lebih kering pada tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah karhutla, serta menggunakan air secara bijak demi mewujudkan Aceh Barat yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....