Hasil Seleksi JPT Diumumkan, Bupati Pilih Kandidat Terbaik
- 03 Jun 2026 23:37 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat resmi mengumumkan hasil Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Tahun 2026. Sebanyak 33 peserta dinyatakan masuk dalam tiga besar pada 11 jabatan strategis yang dilelang secara terbuka dan selanjutnya akan mengikuti tahapan wawancara akhir bersama Bupati Aceh Barat.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 11/Pansel-JPTP/V/2026 tentang Hasil Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026 yang didasarkan pada Berita Acara Nomor 10/Pansel-JPTP/V/2026 tanggal 20 Mei 2026 mengenai penetapan hasil akhir seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Barat, Hasmi Zuandi, mengatakan Panitia Seleksi telah menetapkan tiga kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan yang dibuka dalam seleksi tahun ini. Keputusan tersebut merupakan hasil dari seluruh tahapan seleksi yang telah dijalankan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Panitia Seleksi telah mengumumkan tiga besar calon pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Keputusan panitia seleksi terbuka pengisian JPT Pratama Tahun 2026 bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” kata Hasmi Zuandi di Meulaboh, Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan seleksi terbuka merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi.
Berdasarkan hasil seleksi, untuk jabatan Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, tiga kandidat yang lolos adalah Irwan, M.Si, Ruswaidi, SSTP, M.Si, dan Teuku Nofrizal, SSTP. Sementara untuk jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, peserta yang masuk tiga besar yakni Abdul Wahab, M.T., Dinar Dwiriansyah, S.T., M.Eng., dan Kemal Pasya, S.IP., MPA.
Pada jabatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, tiga nama yang dinyatakan lolos adalah Azman, S.Hut., Dedek Arisman, ST, dan Fariky, SE., M.Si., Ak. Sedangkan untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, peserta yang masuk tiga besar terdiri atas Evi Darni, S.Kep., MKM, Maimun, SSTP, dan Mashuri MS, SE., M.Si.
Untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan, tiga kandidat terbaik adalah dr. Dewi Sartika, Evi Darni, S.Kep., MKM, dan Nurhafni, S.Si., Apt., M.H. Sementara pada jabatan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, peserta yang lolos yakni Amril Nuthihar, S.IP., M.A.P, Dedi Mulianda, S.IP., M.Si, serta Edy Sofian, SE., M.Si.
Adapun tiga besar untuk jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang adalah Dinar Dwiriansyah, S.T., M.Eng., Fadly Octora, ST, dan Ferdi Handaya, S.T., M.T. Sedangkan pada jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, peserta yang lolos terdiri atas Irwan, M.Si, Jufrizal, S.Pd.I., M.Si, dan Zainal Abidin, S.Pd.SD., M.Si., Gr.
Selanjutnya, untuk jabatan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, tiga kandidat terbaik adalah Azman, S.Hut., Rahmi Rukhyat, SP., MP, dan Said Ikhsan, S.P. Pada jabatan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, peserta yang lolos yakni Abdul Wahab, M.T., Rahmi Rukhyat, SP., MP, dan Said Ikhsan, S.P.
Sementara itu, untuk jabatan Sekretaris DPRK Aceh Barat, tiga peserta terbaik yang berhasil masuk tahap berikutnya adalah Fitriana, S.E., Ruswaidi, SSTP., M.Si, dan Teuku Putra Azmisyah, S.E.
Meski hasil seleksi telah diumumkan, proses penentuan pejabat definitif belum berakhir. Seluruh peserta yang masuk dalam tiga besar masih harus mengikuti tahapan wawancara akhir yang akan dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Barat.
Dalam tahapan tersebut, para kandidat akan mempresentasikan konsep, ide, dan gagasan terkait pengelolaan organisasi yang akan mereka pimpin apabila terpilih menduduki jabatan tersebut.
“Wawancara akhir oleh Bupati menjadi bagian penting dalam proses penentuan pejabat yang nantinya akan mengemban amanah pada jabatan strategis. Dari tahapan ini akan ditetapkan satu peserta yang dinilai paling sesuai untuk mengisi jabatan yang tersedia,” ujar Hasmi.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan objektif berdasarkan hasil kerja Panitia Seleksi. Dari tiga kandidat terbaik yang telah ditetapkan, nantinya akan dipilih satu orang yang dinilai paling mampu menjawab kebutuhan organisasi dan mendukung arah pembangunan daerah.
“Selanjutnya dari tiga besar tersebut akan saya lakukan interview. Mereka akan melakukan presentasi untuk memaparkan konsep, ide, dan gagasan. Kami akan memilih yang terbaik di antara yang baik,” kata Tarmizi.
Ia menegaskan pejabat yang akan dipilih harus memiliki integritas tinggi, visioner, kreatif, inovatif, serta mampu bekerja selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Aceh Barat. Tarmizi juga mengingatkan seluruh peserta agar tidak melakukan praktik lobi, tekanan, maupun transaksi dalam bentuk apa pun untuk memengaruhi hasil seleksi.
“Mereka yang melakukan lobi-lobi atau memberi tekanan kepada saya dari pihak mana pun, saya pastikan akan saya coret, sekalipun dia memiliki kemampuan yang baik,” kata Tarmizi tegas.
Tarmizi menambahkan, reformasi birokrasi yang sedang dijalankan bertujuan memastikan setiap jabatan diberikan berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja, bukan karena kedekatan maupun kepentingan tertentu. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap seleksi JPT Pratama Tahun 2026 dapat menghasilkan pejabat-pejabat yang profesional, berintegritas, dan mampu memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....