BPS Aceh Barat Mencatat Inflasi Mei 2026 di Meulaboh Sebesar 0,64 Persen

  • 03 Jun 2026 09:22 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID Meulaboh – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Barat mencatat pada Mei 2026 Kota Meulaboh mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 3,99 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan beberapa daerah lain di Aceh maupun tingkat provinsi.

Kepala BPS Kabupaten Aceh Barat, Devi Indriastuti, SST, M.Si Selasa 2 Juni 2026 mengatakan, inflasi y-on-y di Provinsi Aceh pada Mei 2026 tercatat sebesar 5,12 persen. Sementara Kabupaten Aceh Tengah mengalami inflasi tertinggi sebesar 6,09 persen, disusul Kabupaten Aceh Tamiang 5,69 persen, Kota Banda Aceh 4,77 persen, dan Kota Lhokseumawe 4,62 persen.

“Inflasi year on year di Meulaboh sebesar 3,99 persen dipengaruhi kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat,” kata Devi.

Ia menjelaskan, kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga antara lain kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,60 persen, pakaian dan alas kaki 4,74 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 1,59 persen, serta perlengkapan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,00 persen.

Selain itu, kelompok kesehatan mengalami kenaikan 1,78 persen, transportasi 0,71 persen, informasi, komunikasi dan jasa keuangan 2,74 persen, pendidikan 3,45 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 5,94 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,27 persen.

Sementara kelompok rekreasi, olahraga dan budaya mengalami penurunan harga sebesar 0,28 persen.

Menurut Devi, komoditas utama yang memberikan kontribusi terhadap inflasi tahunan di Meulaboh antara lain emas perhiasan sebesar 0,64 persen, tomat 0,33 persen, nasi dengan lauk 0,29 persen, beras 0,24 persen, serta Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar 0,16 persen.

Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi y-on-y yakni ikan tongkol atau ikan ambu-ambu sebesar 0,16 persen, angkutan udara 0,05 persen, bawang putih dan pembalut wanita masing-masing 0,03 persen, serta ice cream, kentang dan ikan cakalang masing-masing sebesar 0,02 persen.

BPS juga mencatat tingkat inflasi month to month (m-to-m) Mei 2026 di Meulaboh sebesar 0,64 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan Provinsi Aceh yang sebesar 0,60 persen.

Inflasi bulanan di Meulaboh dipicu kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,06 persen, pakaian dan alas kaki 0,63 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,69 persen, perlengkapan rumah tangga 1,06 persen, kesehatan 0,30 persen, transportasi 0,19 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,20 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,39 persen.

Komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi m-to-m di Meulaboh yakni tomat sebesar 0,46 persen, cabai merah 0,28 persen, bahan bakar rumah tangga 0,07 persen, bawang merah 0,05 persen dan daging sapi sebesar 0,04 persen.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan di antaranya ikan tongkol atau ikan ambu-ambu sebesar 0,21 persen, ikan cakalang 0,13 persen, ikan tuna 0,06 persen, daging ayam ras dan telur ayam ras masing-masing 0,04 persen, serta bayam dan emas perhiasan masing-masing sebesar 0,03 persen.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....