Personel Kodim 0108/Agara Pasang Tiang Pancang Jembatan Gantung Perintis

  • 31 Mei 2026 16:17 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Kutacane – Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pemasangan tiang pancang pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat 29 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan gantung yang nantinya akan menjadi akses penghubung menuju kawasan perkebunan masyarakat. Kehadiran jembatan itu sangat dinantikan warga karena dinilai mampu mempermudah mobilitas serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun.

Personel Babinsa bersama warga tampak bahu membahu melakukan pemasangan tiang pancang dengan penuh semangat. Suasana kekompakan dan kebersamaan begitu terasa saat seluruh masyarakat saling membantu mengangkat material, menyiapkan lokasi pekerjaan, hingga memastikan pemasangan tiang pancang berjalan sesuai kebutuhan konstruksi.

Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan Pinem, Sabtu 30 Mei 2026 mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah pedesaan.

“Pembangunan jembatan gantung ini sangat penting untuk membantu memperlancar mobilitas masyarakat menuju perkebunan maupun sebaliknya. Dengan adanya akses yang lebih baik, masyarakat tentu akan lebih mudah membawa hasil panen dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Pelda Ahmad Saan Pinem.

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena akan membuka akses yang lebih aman dan layak menuju area perkebunan yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian warga.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan mempercepat proses pembangunan, tetapi sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui semangat gotong royong, kami berharap masyarakat terus menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan desa, dan bersama-sama merawat fasilitas yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan bersama,” tambahnya.

Selama ini, masyarakat Desa Teger Miko harus melewati jalur yang cukup sulit untuk menuju perkebunan. Kondisi medan yang berat dan terbatasnya sarana penghubung sering menjadi kendala bagi warga, terutama saat membawa hasil perkebunan untuk dipasarkan. Karena itu, pembangunan jembatan gantung perintis ini diharapkan dapat menjadi solusi yang mampu meningkatkan kelancaran akses transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Di tengah keterbatasan peralatan, semangat kebersamaan antara Babinsa dan warga tetap terlihat kuat. Dengan kerja sama yang baik dan koordinasi yang teratur, proses pemasangan tiang pancang berjalan lancar dan aman. Antusiasme masyarakat juga menunjukkan tingginya harapan warga terhadap segera terwujudnya jembatan tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....