BKKBN Aceh dan Islamic Relief Serahkan Rumah Layak Huni Keluarga Beresiko Stuntig

  • 31 Mei 2026 16:18 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Perwakilan BKKBN Aceh bersama Islamic Relief meninjau langsung pembangunan rumah layak huni bagi keluarga berisiko stunting di Kota Lhokseumawe, Kamis 21 Mei 2026 .

Sebanyak 50 unit rumah bantuan telah selesai dibangun dan ditempati warga kurang mampu, termasuk 18 unit khusus untuk keluarga berisiko stunting di Kecamatan Blang Mangat, Muara Satu, dan Muara Dua.

Rumah tipe 36 plus ini merupakan hasil kolaborasi Islamic Relief dan Baitulmal Lhokseumawe. Pembangunan tahap II juga tengah berlangsung dengan tambahan 20 unit, sehingga total bantuan rumah untuk masyarakat miskin mencapai 70 unit.

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim melalui Sekretaris Tim Pengendali GENTING Aceh, Jopi D. Saputra, Sabtu 30 Mei 2026 menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini, Pembangunan rumah ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian pemerintah, NGO, serta komunitas dalam mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

" Pemenuhan kebutuhan dasar berupa rumah yang layak dan sehat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, rumah sehat tidak hanya memberi kenyamanan, tetapi juga bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup keluarga.

Sementara Koordinator Area Islamic Relief Aceh, Yusrizal, menegaskan pihaknya akan terus menghadirkan hunian layak melalui dukungan donatur dan sinergi dengan pemerintah daerah. “Kami terus berkomitmen mewujudkan kebutuhan rumah bagi masyarakat kurang mampu agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” katanya.

Kebahagiaan juga dirasakan langsung oleh keluarga penerima. Salah satunya, Suryanti, yang memiliki anak baduta (bawah dua tahun), mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

"Kami sangat bahagia dan bersyukur bisa mendapatkan rumah ini. Dulu kami tinggal dengan kondisi yang sangat terbatas, sekarang anak kami bisa tumbuh di rumah yang lebih nyaman dan sehat. Terima kasih kepada BKKBN, Islamic Relief, Baitulmal dan semua pihak yang telah membantu keluarga kami," ungkap Suryanti.

BKKBN Aceh berharap pemenuhan rumah layak dan sehat menjadi langkah strategis memutus mata rantai stunting di Aceh, sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga agar anak dapat tumbuh di lingkungan yang sehat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....