Fuadri Serap Aspirasi Nelayan Meureubo Terkait Pendangkalan Muara
- 23 Mei 2026 14:31 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan Aceh 10, Fuadri, melakukan kegiatan reses bersama masyarakat nelayan di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan tersebut dikhususnya di kawasan Lhok Meureubo yang meliputi Desa Meureubo dan Desa Ujong Drien, Jumat, 22 Mei 2026, sore.
Dalam pertemuan tersebut, para nelayan menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi, terutama terkait akses jalur keluar masuk perahu menuju laut yang mengalami pendangkalan. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas melaut sering terhambat karena nelayan harus menunggu air pasang agar armada mereka dapat keluar menuju muara dan laut lepas.
Fuadri mengatakan, pihaknya telah mendengarkan berbagai usulan dan masukan dari nelayan serta tokoh masyarakat guna mencari solusi atas persoalan tersebut. Menurutnya, ada beberapa langkah yang nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat maupun Pemerintah Aceh untuk segera ditindaklanjuti.

“Ada dua hal yang mereka minta, yang pertama pembangunan akses jalan menuju lokasi tambat yang baru. Kemudian mereka juga meminta dilakukan normalisasi atau galian saluran agar bisa dijadikan akses keluar masuk armada nelayan menuju lokasi penambatan bot mereka,” kata Fuadri.
Ia menegaskan, persoalan tersebut perlu segera mendapat perhatian pemerintah agar tidak berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat nelayan di Kecamatan Meureubo.
Selain itu, Fuadri juga menyoroti keberadaan sejumlah perusahaan tambang di wilayah tersebut yang masuk kawasan ring satu tambang. Menurutnya, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan itu diharapkan turut berkontribusi membantu nelayan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kita juga nanti akan mengkomunikasikan agar perusahaan-perusahaan tambang ini ikut membantu dengan pembiayaan CSR untuk mencarikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi nelayan hari ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan diharapkan dapat menjadi solusi bersama dalam mendukung aktivitas dan kesejahteraan nelayan di wilayah Meureubo.
Sementara itu, Keuchik Desa Ujong Drien, Hasbi, menyampaikan apresiasi atas hasil pertemuan tersebut. Ia berharap persoalan yang dihadapi masyarakat nelayan dapat segera diselesaikan.

“Kami rasa dengan hasil pembicaraan ini sudah ada solusi bagi masyarakat nelayan dan harapannya masalah ini dapat diselesaikan secepatnya,” kata Hasbi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....