Kadisperindag: Pelemahan Rupiah Picu Kenaikan Harga Kebutuhan Masyarakat
- 22 Mei 2026 09:58 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan masyarakat melalui kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dan barang impor. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat perlahan mulai tertekan akibat biaya hidup yang semakin meningkat.
Kepala Disperindagkop dan UKM Aceh Barat, Khairuzadi mengatakan dampak pelemahan rupiah sangat dirasakan masyarakat karena banyak kebutuhan masih bergantung pada barang impor. “Barang-barang impor yang menjadi kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan sehingga berdampak pada kebutuhan lainnya,” ujarnya, Selasa 19 Mei 2026.
Menurut Khairuzadi, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui operasi pasar, pasar murah, serta sidak pasar guna mencegah penimbunan barang oleh pedagang.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan di tengah kondisi ekonomi saat ini. “Masyarakat diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan penimbunan sehingga harga tetap stabil,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk lebih memanfaatkan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Langkah tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memantau perkembangan harga pasar setiap hari. Khairuzadi menegaskan pihaknya akan menindak jika ditemukan praktik kecurangan atau penimbunan barang di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....