Bupati Simeulue: Jangan Anggap Enteng Kedatangan Wisatawan

  • 19 Mei 2026 11:45 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Simeulue – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, mengajak masyarakat terbuka dan ramah menerima kunjungan wisatawan ke daerahnya. Secara tegas ia meminta seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak menganggap remeh atau enteng kedatangan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, yang berkunjung ke Simeulue.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi sekaligus pelatihan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, Selasa 19 Mei 2026.

"Jangan anggap enteng kedatangan wisatawan ke sini. Mereka telah mengeluarkan uang, dan nilai ekonomi itulah yang dinikmati oleh Simeulue. Hal ini harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan, karena kehadiran mereka membawa dampak nyata bagi perekonomian daerah," tegas Nasrun dalam arahannya.

Menurutnya, kunjungan wisatawan bukan sekadar aktivitas berlibur, melainkan sebuah potensi besar yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi kesejahteraan warga setempat. Oleh karena itu, pengelolaan sektor pariwisata harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan profesional agar manfaat tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta mentor dalam kegiatan pelatihan tersebut, agar materi yang disampaikan tidak hanya terbatas pada aspek teknis pengelolaan wisata semata, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal, tata krama, hingga etika pelayanan yang baik.

"Mulai dari cara menyambut kedatangan tamu, melayani selama berkunjung, hingga mengantarkan mereka kembali, semuanya harus dilakukan dengan ramah dan sopan. Langkah ini bertujuan untuk membangun standar keramahan dan kualitas pelayanan yang khas dan menjadi ciri utama pariwisata Simeulue"katanya.

Lebih lanjut, Monas memerintahkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk terus melakukan sosialisasi dan memperluas pembentukan Pokdarwis secara terus-menerus hingga menjangkau seluruh wilayah desa.

Ia menegaskan bahwa setiap desa memiliki peran dan andil, meskipun belum memiliki objek wisata unggulan, tetapi tetap bisa berperan mendukung potensi desa lain demi kemajuan pariwisata kabupaten.

"Para peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya akan bertindak sebagai promotor sekaligus penggerak utama terbentuknya Pokdarwis di desa masing-masing. Mereka adalah ujung tombak yang akan membawa perubahan dan kemajuan di tingkat desa," jelasnya.

Di akhir arahannya, Bupati menyampaikan harapan besar agar melalui rangkaian pembinaan dan pengorganisasian ini, akan lahir beragam destinasi wisata baru di masa mendatang. Penambahan daya tarik wisata tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Simeulue sebagai salah satu tujuan wisata unggulan dan terkemuka di Provinsi Aceh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....