Warga Beutong Ateuh Banggalang Keluhkan Jalan Berlumpur Pascabencana

  • 16 Mei 2026 18:20 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Nagan Raya – Warga Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, mengeluhkan kondisi jalan berlumpur yang hingga kini masih menjadi hambatan utama aktivitas masyarakat pascabencana yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Kondisi jalan yang rusak dinilai mengganggu akses pendidikan anak-anak, terutama bagi orang tua yang setiap hari harus mengantar dan menjemput anak sekolah melewati jalur berlumpur.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga, Hamiton, saat menjemput anaknya pulang sekolah, Sabtu, 16 Mei 2026.

“Setiap pagi dan siang kami harus melewati jalan berlumpur untuk mengantar dan menjemput anak sekolah. Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat,” ujar Hamiton.

Menurutnya, selama hampir lima bulan terakhir masyarakat terpaksa bertahan dengan kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun. Selain menghambat aktivitas pendidikan, kondisi tersebut juga berdampak terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menilai perbaikan akses jalan menjadi kebutuhan mendesak dalam proses pemulihan pascabencana, khususnya untuk mendukung kelancaran pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman Beutong Ateuh Banggalang.

“Hampir lima bulan kami melewati jalan seperti ini. Anak-anak sekolah juga terdampak karena akses pendidikan jadi sulit. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” katanya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan darurat terhadap kondisi jalan tersebut. Jika perbaikan permanen belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, masyarakat meminta adanya pengerasan jalan menggunakan material sirtu atau serak agar kendaraan dapat melintas dengan lebih aman.

“Kalau belum bisa diaspal, setidaknya bantu pengerasan dulu supaya anak-anak sekolah dan masyarakat bisa melintas dengan lebih aman,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....