Forkopimda Aceh Barat Siapkan Strategi Tekan Inflasi jelang Idul Adha
- 12 Mei 2026 18:07 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Barat menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di ruang rapat Teuku Umar Setdakab, Selasa, 12 Mei 2026. Rapat yang dipimpin Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM itu membahas langkah pengendalian inflasi, ketersediaan bahan pokok, serta isu aktual lainnya menjelang hari besar keagamaan.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar tidak memberatkan masyarakat. Berbagai strategi disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Idul Adha.
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mengatakan pihaknya akan melakukan operasi pasar dan inspeksi mendadak ke sejumlah titik distribusi bahan pokok. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan subsidi terhadap komoditas tertentu termasuk biaya pengangkutannya.
“Kita berusaha mencegah untuk tidak terlalu naik inflasi di Aceh Barat, jadi kita akan melakukan operasi dan sidak pasar kemudian ada bahan pokok tertentu yang kita berikan subsidi termasuk untuk biaya pengangkutnya,” kata Tarmizi. Ia menyebut langkah tersebut dilakukan agar harga tetap stabil dan pasokan tersedia bagi masyarakat.
Menurut Tarmizi, salah satu komoditas yang menjadi perhatian serius saat ini adalah minyak goreng. Pasalnya, jumlah pasokan minyak goreng yang masuk ke Aceh Barat masih mengalami pembatasan sehingga dikhawatirkan memengaruhi ketersediaan di pasaran.
“Kita akan mencari solusi dan berkomunikasi dengan distributor supaya minyak goreng dapat masuk tanpa batasan agar tidak langka,” ujarnya. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus memantau distribusi barang kebutuhan pokok secara intensif.
Selain itu, Pemkab Aceh Barat juga akan melakukan sidak langsung ke distributor utama maupun agen penyalur untuk memastikan kondisi stok di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat.
“Kita akan segera sidak, jika ditemukan terutama nanti ke distributor utama ke agen kita akan memastikan yang ditemukan di lapangan. Kalau stok sampai saat ini aman alhamdulillah, tinggal satu komoditi saja yaitu minyak goreng,” kata Tarmizi.
Ia menambahkan, selama ini pemerintah daerah rutin mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah.
“Dan alhamdulillah mereka selalu kooperatif, tetapi untuk Idul Adha kita akan cek nanti di lapangan dan itu bukan sekali. Kalau nanti ke depan kita ambil sikap tegas karena itu bisa merugikan masyarakat,” tegasnya.
Rapat koordinasi Forkopimda tersebut juga menjadi wadah memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Idul Adha. Pemerintah berharap langkah pengendalian inflasi yang dilakukan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....