Abu Rangkileh Ajak Masyarakat Aceh Hidupkan Semangat Berqurban
- 09 Mei 2026 10:46 WIB
- Meulaboh
RRI Meulaboh - Sekretaris Jenderal Forum Pembangunan Samatiga (Sekjen Forbangsa), Suandi, M.A atau Abu Rangkileh, mengajak masyarakat untuk menyambut hari besar Islam tersebut dengan memperkuat ibadah, memperbanyak rasa syukur, serta menghidupkan semangat berqurban. Pesan ini disampaikan menjelang datangnya Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menurut Abu Rangkileh, Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketaatan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Nilai itulah yang seharusnya dihidupkan kembali di tengah masyarakat.
"Qurban mengajarkan kita arti tunduk kepada Allah, rela berbagi, dan peduli kepada sesama. Ini bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi bagaimana menyembelih sifat egois, cinta dunia berlebihan, dan menumbuhkan keikhlasan dalam hati," ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.
Ia mengatakan, masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah qurban. Menurutnya, niat yang tulus dan usaha yang sungguh-sungguh akan membuka jalan kemudahan dari Allah SWT.
"Selama ada niat dan keyakinan, insyaAllah Allah akan mudahkan. Rezeki yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan berkurang, justru akan diganti dengan keberkahan," katanya.
Abu Rangkileh juga mengajak panitia qurban, aparatur gampong, tokoh agama, dan masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan syiar Iduladha di lingkungan masing-masing. Ia berharap tidak ada lagi desa atau gampong yang sepi dari pelaksanaan qurban.
"Kita ingin setiap gampong merasakan suasana Iduladha, mendengar takbir berkumandang, melihat semangat kebersamaan, dan merasakan nikmat berbagi daging qurban kepada yang membutuhkan," ucapnya.
Menurutnya, qurban memiliki makna sosial yang sangat besar. Melalui pembagian daging qurban, masyarakat yang kurang mampu dapat ikut merasakan kebahagiaan hari raya. Karena itu, ibadah qurban menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menghadirkan senyum bagi banyak keluarga.
"Bisa jadi bagi sebagian orang, daging qurban adalah hal biasa. Namun bagi sebagian saudara kita, itu adalah kebahagiaan yang sangat dinanti setiap tahun," ujarnya.
Ia menambahkan, kesempatan berqurban masih terbuka luas karena waktu penyembelihan berlangsung selama hari-hari tasyrik. Karena itu, masyarakat diminta tidak menunda niat baik selama masih diberikan kesehatan dan kemampuan.
"Selagi Allah SWT masih titipkan rezeki, mari kita gunakan untuk ibadah. Jangan tunggu kaya raya untuk berqurban, karena yang dilihat Allah bukan besar kecilnya hewan, tetapi ketakwaan dan keikhlasan hati kita," tutur Abu Rangkileh.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Iduladha tahun ini sebagai momen memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Semoga tahun ini semakin banyak yang berqurban, semakin banyak yang terbantu, dan semakin kuat iman serta persaudaraan di tengah masyarakat," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....