Bupati TRK Buka Pencanangan Desa Cantik dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
- 07 Mei 2026 18:45 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Suka Makmue - Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., membuka kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026, dan FGD Standar Pelayanan Publik PST. Kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya itu berlangsung di Hotel Grand Nagan, Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Kabupaten Nagan Raya menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nagan Raya tahun 2025 mencapai Rp13,31 triliun.
Menurut TRK, capaian tersebut menempatkan Kabupaten Nagan Raya pada posisi kedelapan tertinggi di Provinsi Aceh. Ia menilai kondisi itu menunjukkan kekuatan ekonomi daerah yang patut diperhitungkan.
“Hal ini berarti kekuatan ekonomi Nagan Raya termasuk posisi atas dan patut diperhitungkan,” ujar TRK. Ia berharap capaian tersebut dapat terus meningkat melalui penguatan berbagai sektor unggulan daerah.
TRK menjelaskan terdapat lima sektor utama yang menopang perekonomian Kabupaten Nagan Raya. Kelima sektor tersebut yakni pertanian, pertambangan, perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan.
Menurutnya, sektor-sektor tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar dapat berkembang lebih maksimal. Dengan pengembangan yang tepat, sektor tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kelima sektor inilah yang harus menjadi perhatian pemerintah untuk lebih dikembangkan agar dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat di tahun-tahun mendatang,” jelasnya. Ia juga meminta seluruh pihak ikut mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Selain membahas pertumbuhan ekonomi, TRK juga menyinggung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan secara menyeluruh. Dalam sensus tersebut juga dilakukan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Ia berharap pembaruan data tersebut dapat memetakan kondisi masyarakat secara lebih akurat. Dengan data yang valid, program pembangunan dan bantuan sosial dinilai akan lebih tepat sasaran.
“Pemkab Nagan Raya mendukung penuh kegiatan SE 2026 ini. Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Nagan Raya agar ikut menyukseskan SE 2026,” tegasnya. Dukungan masyarakat disebut menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendataan.
TRK juga berharap pencanangan Desa Cantik dapat memperkuat kualitas data pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
“Semoga dengan adanya pencanangan Desa Cantik ini dapat mendorong tercapainya data valid dan akurat dari desa yang dapat dijadikan patokan pembangunan desa, kecamatan, di Kabupaten Nagan Raya,” tutupnya. Ia menilai pembangunan yang baik harus berbasis data yang benar.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, S.ST., M.Si., menjelaskan bahwa program Desa Cantik merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2018 tentang Satu Data Indonesia. Program tersebut dijalankan melalui kerja sama lintas instansi.
“Pembinaan tersebut merupakan bagian dari program Satu Data Indonesia yang dilaksanakan bersama oleh Bappeda sebagai koordinator, Diskominfo sebagai wali data, dan BPS sebagai pembina data,” ujar Nuri. Ia menambahkan kolaborasi tersebut penting untuk menghasilkan data yang terintegrasi.
Nuri menyebut output program Desa Cantik berupa data desa yang nantinya dipublikasikan melalui aplikasi SIGAP di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG). Karena itu, pembinaan terhadap desa akan terus dilakukan hingga akhir tahun 2026.
“Karena itu, BPS bersama Bappeda, Diskominfo, dan DPMG akan melakukan pembinaan Desa Cantik hingga akhir tahun ini,” katanya. Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data.
Ia menambahkan program Desa Cantik telah dijalankan BPS sejak tahun 2022 di berbagai daerah di Indonesia. Setiap BPS kabupaten dan kota diwajibkan memiliki sedikitnya tiga desa binaan setiap tahun.
“Pada tahun 2026, BPS Kabupaten Nagan Raya mencanangkan Desa Alue Ie Mameh, Desa Ujong Padang, dan Desa Jokja, Kecamatan Kuala, sebagai Desa Cantik tahun 2026,” ungkapnya. Ketiga desa tersebut akan mendapatkan pembinaan khusus terkait pengelolaan data statistik.
Menurut Nuri, pembangunan terbaik merupakan pembangunan yang dimulai dari desa. Oleh sebab itu, desa harus menjadi ujung tombak dalam penyediaan data sektoral yang akurat.
“Perencanaan pembangunan terbaik bersifat bottom up, yaitu berasal dari desa,” sambungnya. Ia menilai kualitas pembangunan sangat dipengaruhi kualitas data di tingkat desa.
Lebih lanjut, Nuri menjelaskan bahwa pembinaan sumber daya manusia aparatur desa menjadi bagian penting dalam program Desa Cantik. Langkah tersebut dilakukan agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Untuk itu, diperlukan pembinaan sumber daya manusia kepada aparatur desa agar menghasilkan data yang berkualitas dari level terbawah sehingga membentuk data akurat hingga level kecamatan dan kabupaten,” jelasnya. Dengan demikian, terwujudnya Satu Data Indonesia dapat dicapai secara bertahap.
Nuri juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Pendataan dilakukan terhadap seluruh jenis usaha yang ada di masyarakat.
“SE 2026 ini mencakup semua usaha, baik perorangan maupun berbadan usaha, baik yang memiliki tempat khusus, usaha rumah tangga, maupun usaha digital,” tuturnya. Pendataan tersebut juga mencakup usaha pertanian dan nonpertanian.
“SE 2026 ini juga mencakup usaha pertanian dan usaha nonpertanian, baik yang dilakukan masyarakat, swasta, maupun pemerintah,” tutupnya. Ia berharap seluruh pelaku usaha dapat memberikan data yang benar saat pendataan berlangsung.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bupati TRK turut menyerahkan penghargaan kepada para keuchik dan perwakilan desa yang ditetapkan sebagai Desa Cantik tahun 2026. Penyerahan penghargaan berlangsung disaksikan para tamu undangan yang hadir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Ir. H. Hizbulwatan, sejumlah kepala perangkat daerah, para keuchik, aparatur gampong, serta undangan lainnya. Acara berlangsung lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....