Pemkab Aceh Barat Rayakan May Day dengan Gotong Royong Bersama ASN dan Buruh

  • 01 Mei 2026 15:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melaksanakan gotong royong bersama Aparatur Sipil Negara, buruh, dan serikat pekerja di Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Jumat, 1 Mei 2026, dalam rangka memperingati Hari Buruh melalui Gerakan Indonesia Asri. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pekerja sekaligus wadah menyerap aspirasi secara langsung.

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan dialog di Pendopo Bupati setelah gotong royong selesai. Menurutnya, momentum Hari Buruh harus menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan para pekerja.

“Jadi aspirasi buruh itu tidak lagi disampaikan di jalan, tetapi kita jemput bola dengan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka,” ujar Tarmizi. Ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah hadir sebagai bentuk penghargaan kepada para buruh.

Tarmizi menyebut kehadiran Sekda, para asisten, hingga kepala dinas dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah. “Hari ini sebenarnya hari libur, tetapi kami hadir untuk merayakan Hari Buruh bersama mereka,” katanya.

Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan para buruh akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Pemerintah daerah juga meminta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja agar lebih maksimal dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.

“Kami ingin Disnaker benar-benar mengayomi para buruh sehingga ke depan tidak ada lagi hak pekerja yang terabaikan,” tegas Tarmizi. Ia juga menyebut serikat buruh akan diberikan pembinaan agar memahami regulasi ketenagakerjaan.

Menurutnya, pembinaan tersebut penting agar para pekerja memahami mekanisme hukum jika menghadapi persoalan dengan perusahaan. “Mereka harus tahu aturan sehingga bisa memperjuangkan haknya secara benar,” ujarnya.

Tarmizi juga menyoroti pentingnya jaminan kesehatan bagi para pekerja di Aceh Barat. Ia menegaskan perusahaan wajib mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS Kesehatan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesejahteraan buruh.

“Terkait layanan kesehatan, perusahaan bersama buruh harus ikut menanggung iuran BPJS agar hak kesehatan pekerja terpenuhi,” katanya. Langkah ini dinilai juga dapat mengurangi beban pembiayaan daerah melalui program JKA.

Melalui peringatan Hari Buruh yang dikemas dalam suasana gotong royong, Pemkab Aceh Barat berharap hubungan industrial semakin harmonis. Pemerintah menargetkan terciptanya perlindungan kerja yang lebih adil dan berkelanjutan bagi seluruh buruh di daerah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....