BPSDM Aceh Inovasi Dengan Linka untuk Mewujudkan Inovasi Peserta Didik

  • 29 Apr 2026 09:16 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh -Badan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia BPSDM Aceh terus berupaya salah satunya melakukan inovasinya salah satunya dengan adanya Linka yang merupakan akronim dari Laboratorium Inovasi Kebijakan Aceh, lahir untuk mewujudkan inovasi para peserta didik agar tidak terhenti di ruang-ruang presentasi sebagai sebuah pra syarat kelulusan pendidikan dan pelatihan.

Kepala Badan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Aceh Marthunis, Kamis 29 April 2026 mengatakan Linka dibentuk di BPSDM merupakan institusi yang mempunyai tugas untuk mengembangkan kompetensi ASN. Salah satu kegiatan BPSDM adalah Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan yang outputnya adalah proyek perubahan atau aktualisasi untuk pelatihan dasar.

“Linka adalah Laboratorium Inovasi Kebijakan Aceh untuk mewujudkan Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat dan Berkelanjutan, sesuai visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur kita,” ujar Marthunis.

“Selama ini, para peserta pelatihan menyusun dan merumuskan proyek perubahan atau inovasi. Tentu sangat disayangkan jika inovasi tersebut hanya sebatas untuk menyelesaikan pelatihan. Berdasarkan penilaian kita, banyak sekali inovasi ASN kita itu sangat layak diangkat menjadi sebuah kebijakan yang inovatif,” kata mantan PJ Bupati Aceh Singkil itu.

Karena itu, Linka hadir agar embrio dari inovasi para peserta didik bisa dikurasi sehingga bisa diformulasikan sebagai sebuah kebijakan yang inovatif, yaitu kebijakan yang dapat mendukung tercapainya tujuan pembangunan,” sambung Marthunis.

Dengan Linka, sambung Marthunis, maka berbagai inovasi para peserta didik dapat dimatangkan, hingga nantinya menjadi sebuah kebijakan yang aplikatif dan berdayaguna bagi penyelenggaraan program pemerintahan yang outputnya tentu saja untuk kesejahteraan masyarakat.

Linka Siap Gandeng Profesional, Akademisi hingga BRIN

Untuk memperkuat berbagai upaya Linka dalam merumuskan inovasi para peserta didik menjadi sebuah kebijakan yang aplikatif, maka BPSDM akan menggandeng profesional, akademisi hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Karena ini merupakan upaya kolaboratif lintas sektor, maka untuk memperkuat kerja-kerja Linka, kita tidak hanya kerjasama dengan SKPA terkait, tetapi juga dengan profesional, akademisi bahkan BRIN. Pada prinsipnya, untuk menghasilkan sebuah inovasi kebijakan, maka siapa saja yang berkontribusi dan ingin berkontribusi tentu akan kita ajak untuk berada di dalam Linka,” ungkap Marthunis.

Linka sebagai sebuah laboratorium bagi berbagai inovasi yang dihasilkan para ASN peserta didik yang tentu saja aplikatif dan berdayaguna dalam mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Aceh, khususnya untuk mewujudkan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh,” tutupnya

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....