Dishub Aceh Barat Aktifkan Kembali Halte Bus Sekolah di Meulaboh

  • 28 Apr 2026 13:29 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat akan mengaktifkan kembali halte bus sekolah di Kota Meulaboh pada Selasa, 28 April 2026 sebagai bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelajar dalam bertransportasi, khususnya di kawasan zona sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat, Erdian Mourny, mengatakan kampanye ini menyasar seluruh lapisan masyarakat. Namun pada tahap awal, fokus utama diberikan kepada anak-anak sekolah.

“Kampanye ini kita prioritaskan untuk anak sekolah agar mereka lebih aman saat berangkat dan pulang,” ujar Erdian. Ia menilai keselamatan pelajar menjadi hal yang sangat penting.

Ia menjelaskan, sejumlah zona selamat sekolah telah disiapkan di beberapa titik strategis. Lokasi tersebut di antaranya berada di Jalan Manekroo, kawasan Lapang, dan Jalan Nasional depan SD 15.

“Hari ini kita mulai dengan membersihkan halte-halte bus agar nyaman dan menarik digunakan,” katanya. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Setelah proses pembersihan selesai, Dishub akan melanjutkan tahap berikutnya. Persiapan rute bus sekolah dijadwalkan dimulai pada pekan berikutnya.

“Minggu depan kita mulai mempersiapkan rute bus sekolah,” ujarnya. Ia menargetkan layanan ini segera dapat digunakan oleh pelajar.

Menurutnya, kehadiran bus sekolah diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Hal ini juga bertujuan untuk menekan kemacetan di sekitar sekolah.

“Secara bertahap kita ingin anak-anak beralih ke bus sekolah,” katanya. Ia menilai langkah ini akan menciptakan lalu lintas yang lebih tertib.

Dishub juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua. Imbauan akan diberikan agar siswa tidak lagi menggunakan kendaraan pribadi.

“Orang tua diharapkan mengantar anak ke halte terdekat, bukan langsung ke sekolah,” ujarnya. Ia menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam program ini.

Selain itu, orang tua juga diminta tidak memarkir kendaraan di zona aman sekolah. Hal ini untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pelajar.

“Jika terpaksa mengantar, jangan parkir di zona aman sekolah,” katanya. Ia mengingatkan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas.

Program ini juga merupakan bagian dari gerakan ASRI yang dicanangkan pemerintah daerah. Kegiatan ini sejalan dengan upaya menciptakan kota yang ramah anak.

“Ini bagian dari upaya membangun kota layak anak dan mendukung penilaian Adipura,” ujar Erdian. Ia berharap program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....