Abdya Dianugerahkan Rekor Dunia MURI "Meuseuraya Thoet Leumang"

  • 25 Apr 2026 18:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Abdya - Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh sukses dalam pencatatan prestasi Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui "Meuseuraya Thoet Leumang"15.000 batang. Anugerah ini diterima langsung Bupati Dr Safaruddin, S.Sos. M.S.P di sela perayaan HUT Abdya Ke-24 di kawasan bantaran Sungai Krueng Beukah Gampong Lhung Asan- Lhung Tarok, Kecamatan Blang Pidie, Sabtu 25 April 2026.

"Kita bersyukur atas apa yang kita dapatkan dan yang lebih penting lagi adalah semangat kebersamaan gotoroyong dalam Meuseuraya ini yang luar biasa," ujar Safaruddin, di wawancara RRI.CO.ID.

Selain itu kegiatan ini memiliki nilai positif meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Baik dalam sisi perputaran ekonomi penjualan bahan baku kebutuhan memasak lemang hingga hadirnya pelaku UMKM di lokasi.

Safararuddin, bangga dengan sikap swadaya masyarakat mengikuti kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Abdya konsisten dalam menjaga kearifan lokal.

Peserta membakar Leumang dalam kegiatan "Meuseuraye Thoet Leumang yang dilaksanakan pada perayaan HUT Abdya Ke-24 di kawasan bantaran Sungai Krueng Beukah Gampong Lhung Asan- Lhung Tarok, Kecamatan Blang Pidie, Sabtu 25 April 2026. Foto RRI/ Anwar Yunus

"Thiet leumang ini adalah sebuah budaya turun-temurun di Abdya. Kita bangga melihat animo masyarakat karena swadaya untuk memeriahkan acara meuseuraya thoet leumang," ujarnya.

Safaruddin, belum dapat memastikan iven demikian bisa menjadi agenda tahunan. Namun demikian acara ini sangat bermanfaat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Selaras dengan tema kegiatan "Agama Tapeukong, Budaya Tajaga, Abdya Maju", menyimpan makna mendalam dari kegiatan tersebut. Tim MURI pusat mengalungkan medali dan menyerahkan piagam penghargaan kepada Safaruddin di pentas utama kegiatan.

Suasana lokasi kegiatan "Meuseuraye Thoet Leumang yang dilaksanakan pada perayaan HUT Abdya Ke-24 di kawasan bantaran Sungai Krueng Beukah Gampong Lhung Asan- Lhung Tarok, Kecamatan Blang Pidie, Sabtu 25 April 2026. Foto RRI/ Anwar Yunus

Sementara itu Ketua Panitia HUT ke-24 Aceh Barat Daya, Jufri Yusuf, menyampaikan, kegiatan ini diikuti 152 gampong/ desa, 40 SKPK, 13 Puskesmas dan 250 sekolah.

"Pengertian meuseuraya thoet leumang bukan hanya sekadar perlombaan.Tapi lebih dari itu ada nilai gotong royong dalam menghasilkan sebuah karya," ujarnya.

Sementara itu salah satu peserta dari Lhok Pawoh, Amirudin, menyampaikan bahwa kegiatan demikian sangat perlu dilakukan setiap tahun. Selain menjaha warisan budaya, kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi seluruh masyarakat Abdya.

Suasana saat kegiatan "Meuseuraye Thoet Leumang yang dilaksanakan pada perayaan HUT Abdya Ke-24 di kawasan bantaran Sungai Krueng Beukah Gampong Lhung Asan- Lhung Tarok, Kecamatan Blang Pidie, Sabtu 25 April 2026. Foto RRI/ Anwar Yunus

"Kami dari Gampong Lhok Pawoh membawa 20 peserta dan membawa 50 batang bambu dan ketan untuk masak lemang di sini," sebutnya.

Kegiatan ini dihadiri langsung tim Muri pusat, unsur Forkopimda, serta ribuan masyarakat memadati bantaran Sungai Krueng Beukah. Di lokasi ini berdiri stand UMKM serta stand pemda dan seluruh gampong peserta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....