Pemerintah Siapkan Strategi dan Intervensi Jaga Daya Tahan Ekonomi Nelayan
- 23 Apr 2026 12:39 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah daerah dan Pertamina menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga daya tahan ekonomi nelayan di tengah fluktuasi harga energi, mulai dari penambahan kuota BBM subsidi hingga pembangunan kampung nelayan modern. Penelaah Teknis Kebijakan DKP Aceh Barat, Nursyidah, mengatakan pihaknya terus mengusulkan penambahan kuota BBM subsidi agar sesuai dengan kebutuhan nelayan di lapangan.
“Setiap tahun kami laporkan kebutuhan riil nelayan agar pasokan BBM tidak lagi kurang seperti yang terjadi saat ini,” ujarnya, Kamis 23 April 2026. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sarana produksi seperti perahu, alat tangkap, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk mengurangi beban biaya nelayan.
Dalam jangka panjang, pemerintah tengah mengembangkan program kampung nelayan modern di wilayah Meureubo yang dilengkapi fasilitas seperti cold storage, pabrik es, hingga dermaga. “Program ini diharapkan menjadi pusat ekonomi baru dan meningkatkan kemandirian nelayan,” Ucapnya.
Sementara itu, Pertamina memastikan harga BBM subsidi tetap stabil dan distribusi terus diawasi agar tepat sasaran. Section Head CommRel Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, M. Romi Bastian, menegaskan bahwa solar subsidi sebagai bahan bakar utama nelayan tidak mengalami kenaikan harga.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi BBM subsidi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak,” katanya. Pemerintah juga mendorong nelayan untuk menggunakan energi secara bijak serta menjaga ekosistem laut demi keberlanjutan sektor perikanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....