Bupati TRK Buka Musrenbang RKPK Nagan Raya 2027

  • 22 Apr 2026 16:42 WIB
  •  Meulaboh

RRI.co.id, Suka Makmue - Bupati Nagan Raya, Dr TR Keumangan SH MH secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Nagan Raya Tahun 2027 di Aula Bappeda, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi dan Kolaborasi Pemulihan Pascabencana serta Peningkatan PAD melalui Penguatan Sumber Daya dan Ekonomi Lokal”.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang sistem perencanaan pembangunan daerah. Ia menyebutkan, Musrenbang RKPK 2027 menjadi tahun ketiga dalam merealisasikan visi dan misi kepala daerah periode 2025–2029 yang berfokus pada isu-isu strategis pembangunan.

“Memasuki tahun ketiga, program prioritas harus terealisasi sesuai arah pembangunan, termasuk komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

TRK menyoroti sejumlah program prioritas, salah satunya penyelesaian pembangunan Masjid Giok yang diharapkan menjadi ikon daerah. Menurutnya, keunikan masjid yang dilapisi batu giok berpotensi menjadi daya tarik wisata religi yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

“Masjid Giok akan menjadi kebanggaan daerah sekaligus penggerak ekonomi baru melalui sektor pariwisata,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian dan perkebunan, khususnya kelapa sawit, sebagai penopang utama ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen menjaga stabilitas sektor tersebut, termasuk ketersediaan pupuk dan harga komoditas.

Lebih lanjut, TRK menegaskan bahwa kemandirian fiskal daerah harus terus ditingkatkan melalui optimalisasi PAD. Ia meminta seluruh perangkat daerah menggali potensi pendapatan dari berbagai sektor, seperti pajak, retribusi, dan pengelolaan aset, serta mendorong inovasi dan digitalisasi pelayanan.

“Pengelolaan pendapatan daerah harus dilakukan secara efektif, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd Rizki Ramadhan, menyampaikan komitmen lembaganya dalam menjalankan fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan secara optimal. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

“Kita harus bekerja lebih serius dan terarah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc., menjelaskan bahwa Musrenbang ini menjadi forum penyempurnaan rancangan RKPK Tahun 2027. Tujuannya untuk menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan, menyelaraskan program daerah dengan prioritas nasional dan provinsi, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan desk Musrenbang yang berlangsung 22 hingga 27 April 2026 di Aula Bappeda Nagan Raya dan dibagi dalam tiga bidang perencanaan. Forum ini juga diisi pemaparan materi oleh narasumber dari Bappeda Aceh dan Badan Pusat Statistik (BPS) Nagan Raya, serta diskusi interaktif bersama peserta.

Musrenbang turut dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati, Ketua TP-PKK, anggota DPRK, kepala SKPK, unsur lembaga adat dan keagamaan, organisasi kepemudaan dan profesi, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan kabupaten tetangga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....