Pengemudi Becak Aceh Barat Bertahan ditengah Sepinya Penumpang

  • 16 Apr 2026 22:42 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pengemudi becak di Kabupaten Aceh Barat masih bertahan di tengah persaingan transportasi modern, meski harus menghadapi pendapatan harian yang tidak menentu. Salah satu titik mangkal becak yang masih aktif terlihat di depan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Salah seorang pengemudi becak, Achang, mengatakan telah menjalani profesi tersebut selama dua tahun terakhir. Setiap hari, ia mangkal di lokasi yang sama sambil menunggu penumpang datang.

“Kadang ada penumpang, kadang tidak sama sekali. Pernah seharian cuma dapat Rp25 ribu,” kata Achang, Kamis, 16 April 2026.

Menurutnya, pekerjaan sebagai pengemudi becak sangat bergantung pada jumlah penumpang. Jika ada penumpang, ia langsung mengantar ke tujuan. Namun jika sepi, ia hanya bisa menunggu di pangkalan hingga sore hari.

Meski kondisi tidak selalu ramai, Achang mengaku masih memiliki pelanggan tetap. Beberapa warga bahkan telah menyimpan nomor teleponnya untuk memudahkan pemesanan saat membutuhkan jasa becak.

Kondisi ini menunjukkan becak masih menjadi pilihan transportasi bagi sebagian masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak dekat. Namun, para pengemudi becak kini harus beradaptasi di tengah persaingan dengan transportasi daring dan kendaraan pribadi yang dinilai lebih cepat serta praktis.

Para pengemudi berharap keberadaan becak tetap bertahan sebagai bagian dari transportasi tradisional sekaligus sumber penghidupan di tengah perubahan zaman. (Penulis: Ulfa/UTU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....