Multaqa’ Ulama Aceh Barat Perkuat Sinergi Tegakkan Syariat Islam
- 16 Apr 2026 17:26 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Komunitas Islam Selamatkan Negeri menggelar Multaqa’ Ulama Aceh Barat di Meulaboh, Selasa, 14 April 2026, sebagai upaya memperkuat sinergi ulama dan tokoh masyarakat dalam menegakkan syariat Islam secara kaffah. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas ustaz, ustazah, mubaligh, mubalighah, serta tokoh masyarakat.
Ketua panitia, Hasanuddin Husin, mengatakan kegiatan itu mengusung tema “Sinergi Ulama dan Tokoh Masyarakat dalam Membangun Semangat Menegakkan Syariat Islam secara Kaffah.” Menurutnya, tema tersebut dipilih karena ulama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Hasanuddin menegaskan, penerapan syariat Islam tidak cukup dilakukan secara parsial, tetapi harus dijalankan secara menyeluruh. Ia menilai sinergi antara ulama dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam menumbuhkan kesadaran bersama untuk memperkuat pelaksanaan syariat Islam di Aceh Barat.
| Baca juga: DWP Aceh Barat Gelar Giat Literasi |
“Penerapan syariat Islam tidak cukup dilakukan secara parsial, melainkan harus dijalankan secara kaffah atau menyeluruh,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Ia menambahkan, hal tersebut juga sejalan dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang memberi ruang penerapan syariat Islam dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, muamalah, hingga pendidikan.
Dalam kegiatan itu, Yasri Muhammad Zahid hadir sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta merenungi hakikat penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Menurutnya, amanah sebagai khalifah merupakan tugas besar yang mengandung tanggung jawab moral dan spiritual. Ia menegaskan, manusia memiliki potensi besar untuk menjalankan amanah tersebut melalui ilmu, iman, dan ketaatan kepada Allah SWT.
Sementara itu, Yasin Muthohar menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi umat Islam, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan setiap musibah sebagai bahan refleksi untuk memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.
Dalam sesi diskusi, KH Yasin juga menekankan pentingnya peran kepemimpinan dan kebersamaan umat dalam menjaga nilai-nilai agama di tengah tantangan zaman. Menurutnya, penguatan syariat Islam memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama, pemerintah, dan tokoh sosial.
Kegiatan Multaqa’ Ulama Aceh Barat diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menegakkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh di tengah kehidupan bermasyarakat. Acara ditutup dengan doa bersama serta seruan untuk memperkuat sinergi ulama dan masyarakat dalam membangun Aceh Barat yang religius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....