Kemendagri Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Korban Banjir Aceh Barat
- 16 Apr 2026 15:15 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah kepada masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Barat pada Kamis, 16 April 2026. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemendagri RI, Dr. Asmawa, AP., M.Si., untuk membantu pemulihan spiritual warga terdampak.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban sekaligus mendukung aktivitas ibadah warga.
Bupati Aceh Barat yang diwakili Sekretaris Dinas Syariat Islam, Drs. Muharir, menyampaikan bahwa bantuan akan segera didistribusikan. Penyaluran dilakukan melalui masing-masing keuchik di desa terdampak.
“Bantuan ini berupa sarung, mukena, Al-Qur’an, dan sajadah yang akan disalurkan langsung kepada masyarakat,” ujar Muharir. Ia memastikan distribusi dilakukan secara merata.
Setiap desa penerima bantuan mendapatkan jumlah yang sama. Hal ini dilakukan agar seluruh masyarakat terdampak memperoleh manfaat secara adil.
“Setiap gampong menerima 250 mushaf Al-Qur’an, 250 sarung, 500 sajadah, dan 250 mukena,” katanya. Ia menambahkan data tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Adapun desa penerima bantuan tersebar di beberapa kecamatan di Aceh Barat. Desa-desa tersebut merupakan wilayah yang terdampak langsung oleh banjir hidrometeorologi.
Beberapa desa penerima di antaranya Gampong Jambak, Blang Luah, Pasi Masjid, dan Pasi Leuhan. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke Tungkop, Pasi Malee, Lhok Male, Kajhueng, Peribu, dan Napai.
Muharir menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerah. Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang tengah dalam masa pemulihan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas atensi dari Kemendagri terhadap masyarakat Aceh Barat,” ujarnya. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.
Menurutnya, bantuan ini tidak hanya bernilai materi. Namun juga menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di tengah kondisi pascabencana.
Pemerintah daerah juga memastikan proses distribusi berjalan cepat dan tepat sasaran. Koordinasi dengan perangkat desa terus dilakukan untuk memastikan kelancaran penyaluran.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas keagamaan dengan nyaman. Selain itu, semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat juga semakin kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....