MIN 16 Aceh Barat Gelar Bazar UMKM Siswa, Latih Jiwa Wirausaha sejak Dini

  • 13 Apr 2026 00:04 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Ada suasana berbeda dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 16 Aceh Barat, Sabtu, 11 April 2026. Selain proses pendaftaran siswa baru, sekolah juga menggelar bazar UMKM yang diikuti siswa kelas 4 hingga kelas 6.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini. Beragam makanan dan jajanan hasil kreasi siswa dipasarkan langsung di lingkungan sekolah, sekaligus menarik perhatian orang tua dan masyarakat yang datang.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 16 Aceh Barat, M Lidan, S.Pd.I, mengatakan bazar tersebut merupakan hasil kesepakatan pihak sekolah bersama wakil kepala bidang kesiswaan. Program itu juga telah menjadi agenda tahunan selama dua tahun terakhir.

Menurutnya, bazar siswa tahun ini mendapat sambutan luar biasa. Pada hari pertama, Jumat, 10 April 2026, kegiatan hanya dibuka selama satu jam, namun seluruh dagangan siswa langsung habis terjual.

“Tahun pertama dulu Alhamdulillah berjalan lancar mengenai bazar siswa. Tahun ini kami lanjutkan lagi. Kemarin hari Jumat kami buka selama satu jam, dari pukul 07.15 sampai 08.00 WIB, Alhamdulillah dagangan anak-anak habis semua,” ujar M Lidan.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, antusiasme warga sekolah dan para orang tua tetap tinggi. Seluruh menu yang dijual siswa kembali ludes sebelum kegiatan berakhir.

“Pagi tadi saya sempat berkeliling melihat bazar anak-anak, Alhamdulillah sudah habis semua. Memang luar biasa antusiasnya,” katanya.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak sekolah juga meminta kantin sekolah tidak beroperasi selama dua hari pelaksanaan bazar. Langkah itu diambil agar siswa memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar berjualan secara langsung.

Salah seorang siswa kelas 4, Aqifah Naila, mengaku senang bisa terlibat dalam bazar tersebut. Meski awalnya merasa malu, ia menilai kegiatan itu menjadi pengalaman berharga untuk melatih keberanian berbicara dengan orang lain.

“Senang bisa ikut jualan. Walaupun awalnya malu-malu, tapi hasilnya lumayan. Kadang sempat kecewa kalau ada orang yang kurang tertarik, tapi dari sini kami belajar lebih berani bicara sama orang,” ujar Aqifah.

Melalui kegiatan bazar ini, pihak madrasah berharap siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan jiwa usaha sejak dini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....