Bupati Aceh Barat Pimpin Rakor Pemutakhiran Data DTSEN
- 08 Apr 2026 17:20 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tingkat kabupaten pada Rabu, 8 April 2026 di Aula Teuku Umar Setdakab Aceh Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat akurasi data sosial ekonomi sebagai dasar kebijakan pembangunan dan penyaluran bantuan sosial.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat, para Asisten Setdakab, kepala SKPK, serta berbagai instansi terkait. Selain itu, turut hadir Kepala BPS Aceh Barat, BPJS Kesehatan Meulaboh, para camat, APDESI, dan pendamping PKH.
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan satu data sosial ekonomi yang akurat. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam proses pemutakhiran data yang efektif.
Dalam arahannya, Bupati Tarmizi menegaskan pentingnya data yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia menyebut bahwa keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah.
“Data yang akurat adalah kunci utama dalam menentukan kebijakan yang efektif,” tegas Tarmizi. Ia menambahkan bahwa pemutakhiran DTSEN harus dilakukan secara serius, cepat, dan berkelanjutan.
Tarmizi juga meminta seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam proses pemutakhiran data. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor utama agar tidak ada masyarakat yang terlewat dari program bantuan.
“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi mewujudkan satu data yang akurat dan terpadu,” ujarnya. Ia berharap hasil rakor dapat segera diimplementasikan di lapangan.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan optimismenya terhadap kualitas DTSEN yang sedang disusun. Ia meyakini data yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Kepala BPS Aceh Barat, Devi Indriastuti, SST., M.Si., memberikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah. Ia menilai Aceh Barat menjadi salah satu daerah yang serius dalam menata data sosial ekonomi.
“Sejauh pengetahuan kami, Aceh Barat menunjukkan keseriusan luar biasa dalam menyelaraskan data DTSEN secara sistematis,” ungkap Devi. Ia menyebut hal ini sebagai langkah progresif yang patut dicontoh.
Menurut Devi, kolaborasi lintas sektor yang dilakukan Aceh Barat menjadi model ideal bagi daerah lain. Ia menilai kerja sama tersebut mampu meningkatkan kualitas data secara signifikan.
BPS Aceh Barat, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh dalam proses pemutakhiran data. Dukungan tersebut meliputi penguatan statistik sektoral hingga pendampingan teknis di lapangan.
“Kami siap mendukung penuh agar data DTSEN benar-benar akurat dan bermanfaat bagi pembangunan,” katanya. Ia berharap hasil pemutakhiran dapat digunakan secara optimal.
Dengan koordinasi yang kuat, Aceh Barat dinilai selangkah lebih maju dalam pengelolaan data sosial ekonomi. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang tepat sasaran dan berorientasi pada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen menjadikan DTSEN sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....