Wabup Aceh Barat Sampaikan LKPJ 2025 di Paripurna DPRK

  • 30 Mar 2026 23:46 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, SH menghadiri Rapat Paripurna ke-II Masa Sidang I DPRK Aceh Barat Tahun 2026 dengan agenda penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang utama DPRK, Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam melaporkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan kepada DPRK sesuai regulasi yang berlaku.

Rapat paripurna tersebut menjadi forum strategis dalam mengevaluasi capaian pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang sinergi antara eksekutif dan legislatif.

Dalam sambutannya, Said Fadheil menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan administratif. Ia menyebut LKPJ sebagai instrumen penting dalam perbaikan arah pembangunan.

“LKPJ adalah wadah untuk berbagi peran dalam menganalisis capaian kinerja sepanjang tahun 2025, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat diterjemahkan secara tepat dalam kebijakan pembangunan Aceh Barat,” ujarnya.

Ia memaparkan sejumlah capaian strategis daerah sepanjang tahun 2025. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 76,30 poin.

Selain itu, tingkat kemiskinan mengalami penurunan dari 17,60 persen menjadi 15,50 persen. Tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 5,58 persen menjadi 5,46 persen.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Aceh Barat menilai capaian tersebut turut dipengaruhi oleh stabilitas daerah. Ia menyebut peran lintas sektor sangat penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.

“Stabilitas daerah, termasuk kesiapsiagaan kebencanaan, menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kalaksa BPBD Aceh Barat.

Wabup juga memaparkan kondisi ekonomi makro daerah yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat 4,44 persen dengan peningkatan PDRB baik ADHB maupun ADHK.

Dalam pengelolaan anggaran, realisasi pendapatan daerah mencapai 97,32 persen. Sementara belanja daerah terealisasi sebesar 92,62 persen dari total anggaran.

Di akhir penyampaiannya, Said Fadheil menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. Ia mengapresiasi kolaborasi semua pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama, kolaborasi, dan komitmen seluruh elemen yang mendukung pembangunan Aceh Barat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....