Polisi Monitor Harga Sembako di Meureubo, Stok Aman Terkendali

  • 30 Mar 2026 13:23 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, personel Polsek Meureubo melaksanakan monitoring minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit di pasar tradisional Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Minggu, 29 Maret 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan pasca hari besar keagamaan.

Monitoring menyasar toko kelontong dan pedagang pasar tradisional di wilayah hukum Polsek Meureubo. Personel melakukan pengecekan langsung terhadap stok dan harga komoditas penting yang dibutuhkan masyarakat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan melalui Kapolsek Meureubo Iptu Bagus Erdyanthoro mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri. Ia menegaskan kehadiran polisi bertujuan menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

"Kegiatan monitoring ini untuk memastikan harga tetap stabil dan ketersediaan bahan pokok aman di pasaran," ujar Iptu Bagus Erdyanthoro. Ia menyebut langkah ini penting untuk menjaga kondisi sosial ekonomi tetap kondusif.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengecekan di salah satu toko kelontong di Desa Meureubo. Hasilnya, stok minyak goreng curah masih tersedia dengan harga Rp35.000 per liter.

Sementara itu, harga cabai merah terpantau berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Untuk cabai rawit, harga berada pada kisaran Rp45.000 per kilogram dengan stok yang masih mencukupi.

Selain pengecekan, personel juga berdialog langsung dengan para pedagang. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi distribusi serta dinamika harga di lapangan.

Dari hasil dialog tersebut, diketahui distribusi bahan pokok masih berjalan lancar tanpa kendala berarti. Para pedagang juga mengaku pasokan barang masih stabil.

Petugas turut mengimbau pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Masyarakat juga diingatkan untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan.

"Kami mengingatkan agar tidak ada praktik penimbunan atau spekulasi harga yang merugikan masyarakat," tegasnya. Ia menambahkan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala.

Kegiatan monitoring ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pedagang. Kehadiran polisi dinilai memberikan rasa aman dan kepastian terkait kondisi pasar.

Secara keseluruhan, situasi kamtibmas di wilayah Meureubo terpantau aman dan kondusif. Ketersediaan bahan pokok masih mencukupi dengan harga relatif stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....